Kuningan, Rabu 11 Februari 2026 – Kepala Desa Bantar Panjang, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas viralnya video dan pemberitaan di sejumlah media online terkait dugaan intimidasi oleh pihak yang mengaku sebagai oknum Brimob.
Viralnya video tersebut sempat menimbulkan keresahan, khususnya di lingkungan Satuan Brimob Polda Jawa Barat. Menindaklanjuti hal itu, pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Satuan Brimob melakukan langkah penyikapan dan penelusuran guna mengungkap fakta yang sebenarnya.
Dari hasil penelusuran tersebut dipastikan bahwa pihak yang disebut dalam video dan pemberitaan tersebut bukan merupakan anggota Brimob.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Kepala Desa Bantar Panjang atas nama pribadi dan mewakili seluruh jajaran Pemerintah Desa Bantar Panjang menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian, khususnya kepada Satuan Brimob Polda Jawa Barat, atas dampak yang ditimbulkan akibat viralnya informasi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, turut hadir Kompol Ujang selaku perwakilan dari Satuan Brimob Polda Jawa Barat yang secara langsung mendatangi Desa Bantar Panjang untuk memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan penjelasan kepada masyarakat.
Sementara itu, Agung Sulistio selaku Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (Kabarsbi.com) dan juga Ketua Umum Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) mengapresiasi langkah cepat dan profesional yang dilakukan oleh jajaran Brimob Polda Jawa Barat.
Agung Sulistio menyampaikan bahwa kehadiran langsung Kompol Ujang ke Desa Bantar Panjang menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga transparansi, meluruskan informasi, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Ia juga berharap seluruh pihak, baik pemerintah desa maupun insan pers, dapat lebih berhati-hati dalam menyikapi dan menyebarluaskan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan situasi di Desa Bantar Panjang kembali kondusif dan hubungan antara masyarakat dengan aparat.
(Tim)







