Buseronlinenews

KKN UMKU Tahun Ajaran 2025/2026 Resmi ditutup, Sebanyak 555 Mahasiswa Selesai Laksanakan KKN di 32 Desa di 4 Kecamatan di Kudus.

KUDUS – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) tahun ajaran 2025/2026 resmi ditutup pada Rabu, 7 Januari 2026 ditandai dengan pelepasan rompi serta topi KKN oleh 555 mahasiswa.

Prosesi penutupan berlangsung di Crystal Building Kampus 1 UMKU dengan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor UMKU, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Disnakerperinkop-UKM Kudus, Kesbangpol Kudus, Camat, Kepala Desa, serta pihak terkait lainnya.

Diketahui, sebanyak 555 mahasiswa telah selesai melaksanakan KKN di 32 desa di 4 kecamatan di Kudus selama 3 minggu terakhir, terhitung mulai dari 16 Desember 2025 sampai dengan 3 Januari 2026. Yakni di Kecamatan Bae, Kecamatan Dawe, Kecamatan Gebog, dan Kecamatan Kaliwungu.

Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes. melalui Wakil Rektor 3 UMKU, Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi. berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa UMKU untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Rizka, pengalaman KKN menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa dalam upaya memanfaatkan potensi di sekitarnya.

“Kami berharap dengan kehadiran kami (mahasiswa KKN UMKU) selama tiga minggu terakhir memberikan manfaat bagi semuanya,” ungkapnya.

“Meski waktunya cukup pendek, tapi itu menjadi pengalaman panjang bagi mahasiswa dalam belajar mengoptimalkan potensi desa,” lanjut Rizka dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) DKK Kudus, Ahmad Muhammad, S.KM., M.KM. mengucapkan terima kasih atas hadirnya mahasiswa UMKU di tengah masyarakat melalui program KKN.

Selama KKN, mahasiswa UMKU dinilai berperan aktif membantu Pemkab Kudus dalam bidang kesehatan. Seperti melakukan cek kesehatan warga, ikut aktif menekan angka stunting melalui inovasi makanan bergizi, serta lainnya.

“Terima kasih atas semua yang jenengan (mahasiswa KKN UMKU) berikan di bidang kesehatan, karena apa yang berhubungan dengan kesehatan harus kita gerakkan,” ujarnya.

Ucapan terima kasih dan apresiasi untuk mahasiswa KKN UMKU juga disampaikan oleh Kepala Bidang Koperasi Disnakerperinkop-UKM Kudus, Muh Faiz Anwari SE.MM.

Selama KKN, mahasiswa UMKU dinilai banyak membantu usaha mikro, kecil, dan menengah di 32 desa di Kudus memanfaatkan teknologi dengan promosi hingga pembuatan website.

“Terima kasih dan apresiasi kepada UMKU dan mahasiswa KKN atas kerja keras yang diberikan. Semoga ke depan menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama Kesbangpol Kudus, Iin Vestriaswari, S.E.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN UMKU telah memberikan kontribusi positif dalam kegiatan sosial masyarakat. Termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan masyarakat.

“KKN ini merupakan wujud nyarta sinergi akademik dengan Pemkab Kudus dan masyarakat,” katanya.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori semata, tapi juga nilai sosial dan kebutuhan masyarakat di lapangan,” imbuhnya.

Setelah mengikuti KKN, pihaknya berharap, mahasiswa UMKU selalu menanamkan nilai kepedulian maupun tanggung jawab sosial dalam dirinya masing-masing.

“Semoga kegiatan KKN dapat terus dilaksanakan sehingga mampu memberikan dampak lebih luas bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan penutupan KKN UMKU kali ini ditutup dengan Expo Kuliah Kerja Nyata yang berlangsung di Crystal Building UMKU. Tiap kelompok KKN menjual berbagai macam hasil olahan yang mencerminkan potensi desa tempat mereka mengabdi, seperti pudding kelor, sempolan dari daging ikan nila, immune boost, hingga buah alpukat.

Kegiatan ini pun menarik minat banyak tamu undangan maupun dosen hingga tenaga kependidikan yang ada di lingkungan UMKU. Semua berbondong-bondong datang dan membeli makanan maupun minuman serta produk lainnya yang dijual mahasiswa KKN UMKU.

(JIMMY/NR)