Upaya menjaga dan melestarikan budaya peninggalan nenek moyang, Pemerintahan Desa Mekarsari Kecamatan Patrol dipimpin Kuwu Cato, Kamis (25/12/2025) menyelenggarakan Tasyakuran Mapag Sri.
Kegiatan itu bertempat di halaman Kantor Pemerintahan Desa Mekarsari. Di tengah kemeriahan acara itu ada festival kebudayaan berupa pagelaran wayang kulit Karya Budaya dalang H. Anom Suwarno.
Hadir pada kegiatan itu para Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Lembaga Desa dan masyarakat yang kompak menghadirkan sangat banyak tumpeng.
Kuwu Desa Mekarsari, Cato pada acara Tasyakuran Mapag Sri kepada media beberapa media lain mengatakan, tujuan dilaksanakannya Tasyakuran Mapag Sri yang diselenggarakan Pemerintahan Desa Mekarsari bersama masyarakat adalah sebagai ungkapan rasa syukur para petani kepada Tuhan Yang Maha Esa mudah-mudahan panen padi yang diharapkan telah tiba hasilnya memuaskan.
“Tasyakuran Mapag Sri juga bertujuan mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara masyarakat dengan Pemerintahan Desa Mekarsari, khususnya dalam melestarikan budaya dan tradisi peninggalan nenek moyang kita,” ucapnya.
Kuwu Cato menambahkan, penyelenggaraan Adat Desa seperti Mapag Sri, Sedekah Bumi dan Unjungan merupakan Kegiatan Tahunan yang dilaksanakan Pemdes Mekarsari bersama masyarakat yang 85 persennya sebagai petani.
(Nanang Jumardi)







