Kudus – Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo turun langsung mengecek kondisi banjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus.
Pengecekan banjir dimulai dari Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati. Di lokasi tersebut, Kapolres bersama jajaran memastikan kondisi warga yang masih bertahan di rumah serta menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir.
Bantuan juga diberikan kepada 20 warga terdampak banjir yang mengungsi di TPQ Khurriyatul Fikri, Desa Pasuruan Lor.
Kegiatan kemudian berlanjut ke MI Hidayatus Shibyan, Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, yang dijadikan lokasi pengungsian warga. Di tempat tersebut, Kapolres Kudus kembali menyerahkan bantuan sembako serta memastikan kondisi kesehatan dan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.
Selain penyaluran bantuan, Polres Kudus juga membuka posko kesehatan di sejumlah lokasi pengungsian. Posko tersebut disiagakan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan, penanganan keluhan penyakit ringan, serta pemantauan kondisi kesehatan warga, khususnya anak-anak dan lansia yang terdampak banjir.

Menjelang malam, rombongan meninjau Balai Desa Karangrowo yang difungsikan sebagai dapur umum bagi warga terdampak banjir. Polres Kudus turut menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung operasional dapur umum tersebut.
Total bantuan yang disalurkan sebanyak 100 paket sembako. Setiap paket berisi 5 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, 1 pack teh celup, serta 5 bungkus mi instan. Selain itu, bantuan tambahan berupa 400 kilogram beras, 40 karton mi instan, 40 nampan telur ayam, 200 kilogram gula pasir, dan 30 liter minyak goreng juga diserahkan.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya untuk penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan keamanan lingkungan warga terdampak banjir.
“Saya telah memerintahkan seluruh anggota di lapangan untuk melaksanakan patroli dan penjagaan di kawasan permukiman warga yang rumahnya ditinggal mengungsi,” kata AKBP Heru, Rabu (14/1/2026).
“Langkah ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” imbuhnya.
Selain itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
“Kami mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan cuaca dan debit air. Apabila kondisi tidak memungkinkan, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan percayakan keamanan rumah kepada petugas kepolisian,” pungkasnya.
(Jimmy)







