Jambi – Pelaksanaan ujian sudah sekian lama berjalan dengan sempurna dan lancar, namun yang menjadi tanda tanya seluruh orang tua wali murid yang ada di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Bina Mandiri, Kecamatan Batang Asam, hingga kini mereka semua belum mendapatkan ijazah tersebut.
Entah apa kendalanya.
Orang tua wali murid semua bingung dan selalu saling tanya antara satu sama lain, kapankah anak-anaknya mendapatkan ijazah tersebut?
Dengan adanya informasi yang ada di lapangan seputar ijazah PKBM yang hingga kini belum juga diberikan kepada mereka, masyarakat dan orang tua wali murid yang ada di PKBM Mandiri, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menunggu seperti tidak ada kepastian dari dinas yang membidangi hal tersebut.
Menurut penuturan dari Kepala PKBM Mandiri, Yubar, pada hari Kamis (21/07/2022), dengan tegas ia menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu perkembangan dari Disdik Kabupaten Tanjab Barat.
“Dalam hal ini saya selaku pengurus PKBM Mandiri juga sedikit bingung disebabkan orang tua wali murid yang mengikuti ujian yang tadinya sudah selesai selalu bertanya kepada saya kapan ijazahnya diberikan,” ujarnya.
Seputar apa penyebab keterlambatan ijazah PKBM Mandiri, Yubar mengatakan, “Memang kemarin ada berkas yang belum sinkron kalau tidak salah bulan Juli lalu, namun dengan kegesitan perjuangan saya, alhamdulillah semua sudah dilaksanakan dengan sempurna.”
“Yang jadi kebingungan saya ini adalah mengapa ijazah tersebut belum keluar?” tutur beliau di sela kesibukannya mengurus anak-anak yang ada di PKBM Desa Kampung Baru.
Sampai sekarang ini, ijazah tersebut belum juga diberikan kepada PKBM Mandiri, ucap beliau.
“Kalau mau jelas, coba tanyakan langsung kepada salah satu Kabid Dapodik, Pak Rifai. Tolong tanyakan apa sebabnya dari hal tersebut,” kata Yubar selaku pengurus PKBM Mandiri, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dengan adanya hasil dari penelusuran seputar ijazah PKBM Mandiri yang sukses melaksanakan ujian waktu itu, awak media coba menghubungi Kabid Dapodik kabupaten melalui pesan singkat WhatsApp.
Namun, hingga kini belum ada jawaban dari Kabid Dapodik Disdik Tanjab Barat.
Darmawan







