SUKABUMI – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, menyebabkan Sungai Cidolog dan Sungai Cibarengkok meluap hingga mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah pemukiman dan ruas jalan utama, Minggu ( 11/01/2026). Banjir merendam Kampung Sinarjaya RT 09/03, Desa Mekarjaya, serta Kampung Cipamingkis RT 05/02, Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog.
Selain merendam rumah warga, luapan air juga menggenangi jalan raya Cidolog yang merupakan jalur provinsi. Akibatnya, arus lalu lintas tidak dapat dilintasi kendaraan sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB hingga siang hari. Ketinggian air yang cukup tinggi membuat aktivitas masyarakat lumpuh total dan kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa berhenti.
Danposramil Cidolog, Koramil 2211 Sagaranten, Serka Ajidin, saat dikonfirmasi lingkarpena.id, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa banjir terjadi di beberapa titik dengan ketinggian air bervariasi, bahkan di sejumlah lokasi mencapai lebih dari satu meter.
“Luapan air merendam jalan provinsi di Kampung Ciawi dan Kampung Sinarjaya Desa Mekarjaya, serta di sekitar SDN Cipamingkis Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog. Ketinggian air di beberapa lokasi mencapai sekitar satu meter lebih,” ujar Serka Ajidin.
Menurutnya, selain dipicu oleh meluapnya Sungai Cidolog dan Sungai Cibarengkok, genangan air juga diperparah oleh aliran air dari tebing-tebing di sekitar jalan yang masuk ke saluran drainase. Kondisi tersebut membuat drainase tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke badan jalan.
“Air tidak hanya berasal dari luapan sungai, tetapi juga dari limpasan air hujan di tebing-tebing yang masuk ke drainase jalan provinsi. Karena debit air sangat besar, drainase tidak mampu menampung sehingga air meluap dan menggenangi jalan,” jelasnya.
Serka Ajidin menambahkan, sejak banjir terjadi, personel TNI bersama unsur kecamatan, Polsek Sagaranten, P2BK, Tagana, pemerintah desa, serta aparat terkait lainnya terus melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi terdampak. Petugas juga aktif memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai dan daerah rawan banjir.
Menjelang sore hari, kondisi banjir mulai berangsur surut. Sekira pukul 15.00 WIB, genangan air di Kampung Cipamingkis mulai menurun, disusul setengah jam kemudian banjir di Kampung Sinarjaya juga mulai surut. Arus lalu lintas secara bertahap kembali normal seiring dengan surutnya genangan air di jalan provinsi.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Kami bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di beberapa titik yang dianggap berpotensi banjir, sebagai langkah antisipasi jika hujan kembali turun,” pungkas Serka Ajidin.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Cidolog agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Warga diminta untuk selalu memantau kondisi lingkungan sekitar, membersihkan saluran air di sekitar rumah, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi tanda-tanda kenaikan debit air sungai.
“Keselamatan warga menjadi prioritas. Kami menghimbau agar masyarakat tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang banjir, serta selalu siap melakukan langkah evakuasi mandiri jika kondisi memburuk,” tutupnya.
Ket foto : Danposramil Cidolog, Koramil 2211, Serka Ajidin saat berada di lokasi banjir.
(Resty Ap)







