CIANJUR – Suasana kebersamaan dan keilmuan terasa kental di Yayasan Pondok Pesantren SMK Al Uzlah, Kampung Buniaga, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Bertempat di kampus pesantren yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di wilayah Priangan Timur tersebut, digelar kegiatan Pendidikan Demokrasi yang diinisiasi oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Sekretaris Fraksi Partai NasDem, H. Onnie Soerono Sandi, SE.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para santri dan pengasuh pondok, dengan antusiasme tinggi dari hampir 2.500 santri yang tengah menimba ilmu di pesantren tersebut, Sabtu (18/7/2026).
Dalam sambutannya, H. Onnie Soerono Sandi menegaskan bahwa pendidikan demokrasi bukan sekadar ajang seremonial, melainkan kebutuhan mendesak bagi generasi muda, khususnya para santri yang akan menjadi pemimpin masa depan.

“Pendidikan demokrasi tadi kita lakukan di Pesantren Al Uzlah, yang merupakan salah satu pesantren terbesar di Cianjur. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar. Sebagai seorang politisi, saya melihat ini adalah bagian dari tugas kami untuk memberikan manfaat bagi sesama. Inilah esensi menjadi politisi yang maslahat—berguna bagi negara dan bangsa,” ujar Onnie dengan penuh semangat.
Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk karakter generasi muda yang memahami hakikat demokrasi secara utuh. “Kami sampaikan bahwa pendidikan demokrasi ini penting agar arah anak muda kita ketika bernegara paham betul arti demokrasi. Mereka harus paham cara berperilaku demokrasi yang baik, seperti apa. Demokrasi bukan berarti memaksakan kehendak, tetapi juga mau mendengar. Tidak hanya memaksakan apa yang dia sampaikan, tapi juga mau mendengarkan apa yang orang lain sampaikan kepada dirinya. Itulah keseimbangan dalam berdemokrasi,” tegasnya.
Ketua Yayasan sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al Uzlah, Ust. H. Moch Saiq, S.Ag., menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam atas kehadiran H. Onnie di pesantren Al Uzlah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran H. Onnie di Al Uzlah. Semoga kedatangannya ini menjadi motivasi bagi seluruh santri kami untuk tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut,” ungkap Ust. Saiq.
Kehadiran Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat di lingkungan pesantren ini menjadi bukti nyata bahwa dunia pendidikan dan pemerintahan dapat bersinergi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Para santri tidak hanya dibekali dengan ilmu agama dan keterampilan vokasi, namun juga pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi dialog interaktif, di mana para santri dengan antusias bertanya langsung mengenai dinamika politik, peran pemuda, serta pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan. Sebuah langkah nyata yang menegaskan bahwa pendidikan demokrasi adalah fondasi bagi tumbuhnya generasi emas Indonesia yang berkarakter dan berakhlak mulia.
(Oding/Jib)







