Cianjur – Peta kepemimpinan dunia musik dangdut di Kabupaten Cianjur memasuki babak baru. Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Cianjur secara resmi memiliki nahkoda baru untuk lima tahun ke depan. Melalui Musyawarah Cabang (MUSCAB) yang digelar Jumat (23/1/2026) kemarin, H. Agus Chandra, SE terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PAMDI Cianjur periode 2026-2031.
Gelaran MUSCAB yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini bertempat di Sekretariat Fans Of Rhoma And Soneta (FORSA) Kabupaten Cianjur. Acara dihadiri oleh puluhan seniman musik dangdut, musisi, dan penggiat industri musik dangdut yang menjadi tulang punggung hiburan masyarakat Cianjur.
Proses musyawarah berjalan lancar dan demokratis. Setelah mendengarkan visi dan misi dari beberapa calon yang tampil, forum akhirnya menyepakati H. Agus Chandra, SE sebagai pimpinan yang dianggap paling mampu membawa PAMDI Cianjur ke arah yang lebih progresif.
Dalam sambutannya usai terpilih, H. Agus Chandra, SE menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk mengabdikan diri bagi kemajuan seniman dangdut Cianjur.

“Ini adalah amanah yang sangat besar. Saya tidak akan bekerja sendiri. Saya mengajak seluruh keluarga besar PAMDI Cianjur, para seniman, musisi, crew, dan semua pihak yang berkecimpung di dunia hiburan dangdut untuk bersinergi,” ujar Agus Chandra dengan penuh semangat.
Pria yang juga dikenal aktif di dunia usaha ini kemudian memaparkan beberapa agenda prioritas yang akan menjadi fokus kepemimpinannya. Di antaranya adalah:
- Peningkatan Kesejahteraan: Membangun sistem yang lebih baik untuk memastikan hak-hak ekonomi seniman terlindungi, termasuk negosiasi fee yang standar dan penyaluran job yang merata.
- Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi: Mengadakan pelatihan dan workshop secara berkala, baik untuk vokal, musikalitas, penampilan panggung, hingga manajemen artis, agar kualitas seniman Cianjur semakin bersaing.
- Memperkuat Jejaring dan Pasar: Membuka akses yang lebih luas bagi seniman dangdut Cianjur ke pangsa pasar regional dan nasional, serta menjalin kemitraan dengan event organizer, media, dan stakeholder industri kreatif.
- Pelestarian dan Inovasi Musik Dangdut: Menjaga khittah musik dangdut sebagai warisan budaya, sambil mendorong inovasi dan kreasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, terutama di kalangan generasi muda.
“Dangdut adalah denyut nadi hiburan rakyat Cianjur. Kita memiliki banyak bakat luar biasa yang perlu diberdayakan dan dilindungi. Target kami, ke depan, seniman dangdut Cianjur tidak hanya populer di tingkat lokal, tetapi bisa menjadi ikon dangdut yang diakui secara lebih luas, dengan kehidupan yang sejahtera,” pungkas H. Agus.
Muscab dan terpilihnya H. Agus Chandra, SE ini diharapkan menjadi angin segar bagi kebangkitan musik dangdut di tanah Pasundan, khususnya Cianjur, yang dikenal sebagai salah satu lumbung penghasil bakat-bakat musik dangdut berkualitas.
Oding/AS







