Buseronlinenews

Gunawan Nekat Maju Lagi di Pilkades Sukamanah: “Niat Lillahi Ta’ala, Saya Ingin Desa Mandiri dan Transparan”

CIANJUR, (7/9/2026) — Menjelang Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Cianjur yang digelar 18 Oktober 2026, suasana politik di 47 desa dari 23 kecamatan mulai menghangat. Salah satunya di Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, yang mulai membuka pendaftaran calon kepala desa pada 4-12 September 2026.

Panitia Pilkades yang telah dilantik berdasarkan SK Bupati pun mulai aktif melayani para calon. Di antara mereka yang mengambil formulir pendaftaran, muncul sosok yang tak asing: Gunawan, atau akrab disapa Bang Gun, mantan perangkat desa yang juga pernah maju sebagai calon kepala desa pada 2018 silam.

Dengan mantap, Bang Gun menyatakan kesiapannya kembali bertarung. Baginya, ini bukan soal ambisi pribadi, melainkan panggilan tanggung jawab moral.

“Saya sebagai warga memiliki hak dan merasa berkewajiban menjaga serta membangun kemajuan Desa Sukamanah yang lebih mandiri dan transparan. Pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat, bukan segelintir orang atau golongan tertentu,” ujarnya tegas.

Bang Gun mengusung semangat Nawaetu Lillahi Ta’ala, berharap Allah meridai niat tulusnya. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi.

“Tanpa dukungan, peran serta, dan pengawasan masyarakat, program pemerintahan desa—baik dari pusat, provinsi, maupun daerah—tak akan berjalan maksimal sesuai juklak dan juknis yang ada,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Bang Gun menyampaikan pesan mendalam bagi siapapun yang kelak terpilih menjadi Kepala Desa Sukamanah:

“Jalankan tugas dan fungsi jabatan sesuai peraturan perundang-undangan. Kedepankan musyawarah dengan lembaga mitra desa, tokoh masyarakat,p tokoh agama, dan tokoh adat. Tinggalkan kebiasaan lama yang kurang baik. Ubah paradigma dan kinerja menjadi pelayan publik yang ramah, santun, sigap, dan cepat tanggap terhadap keluhan warga.”

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan unsur Muspika sebagai atasan pemerintah desa, serta menegaskan bahwa perangkat desa haruslah orang-orang pilihan yang profesional, bertanggung jawab, dan memiliki gagasan nyata bagi kemajuan desa.

“Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan. Mereka harus punya sikap, sifat, dan tanggung jawab, serta ide-ide karya untuk desa,” pungkasnya.

Pilkades Serentak 2026 di Cianjur pun kian dinantikan. Masyarakat Desa Sukamanah kini menanti siapa yang akan memimpin mereka lima tahun ke depan—dengan harapan lahir pemimpin yang amanah, visioner, dan berpihak pada rakyat.

(Oding/Jib)