Buseronlinenews.com- Giat pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan pemerintah haruslah terang benderang dalam informasi ke publik, selain itu pemerintah dan publik sangatlah berharap agar pelaksanaan pekerjaannya benar – benar dilaksanakan selaras dengan isi kontrak dan Rencana Anggaran Biaya (RAB, red) agar tercapai kwalitas dan mutu hasil kerjanya yang sudah ditentukan dan ditandatangani dalam kesepakatan kontraknya antara pemerintah dengan pihak perusahaan rekanan selaku pelaksana pekerjaan.
Pemberitaan awak media sebelumnya (2/12) yang lalu, inti dari kalimat beritanya diberitakan bahwa desa Pasir Panjang kecamatan Arut Selatan TA.2025 ini tepatnya di kawasan pemukiman perumahan pada Jln. Graha Asri Raya, kemarin hari Senin (1/12) pantauan awak media dilokasi pekerjaan di Jln.Graha Asri Raya tidak terlihat adanya plang proyek namun yang terlihat adanya beberapa unit alat berat sebagai penunjang pelaksanaan pekerjaan dan serta hasil dari pekerjaan yang dilaksanakan, info dari masyarakat pengguna jalan yang diterima awak media yang disesuaikan dengan situasi kondisi dilokasi pekerjaan, terlihat jelas adanya bekas tekanan ban kendaraan yang agak dalam di permukaan agregat yang baru selesai pekerjaan pemadatannya selama 4 hari, sumber informasi menilai material agregat yang digunakan sepanjang kurang lebih 80 meter ini diduga kadar tanahnya kemungkinan lebih dari 60 % hingga masih terlihat adanya bekas tekan ban kendaraan yang agak dalam di permukaan agregat ini sekalipun sudah dilakukan pekerjaan pemadatannya.
Hari Minggu kemarin (7/8) dilokasi pekerjaan jln. Graha Asri Raya informasi dan kondisi situasi terkini yang diterima serta dilihat awak media, infonya pekerjaan ini bagian dari agenda kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kotawaringin Barat (Dinas Perkim Kab.Kobar, red) TA.2025 sementara dilokasi pekerjaan situasinya masih seperti kemarin sebelum dan sesudah diberitakan awak media dimana masih tidak ada plang proyek, keberadaan 2 unit alat berat yang siap untuk digunakan dan lebih ironisnya lagi terlihat dengan sangat jelas badan jalan yang di agregat permukaannya makin terlihat jelas bekas tekanan ban kendaraan yang melintas semakin dalam semoga kedepannya tidak menjadi cakupan – cakupan kubangan air yang sangat bisa sekali menjadi penghambat dan mengancam keselamatan pengguna jalan, diduga kwalitas mutu agregat yang digunakan sangat rendah, ke awak media warga pengguna jalan menyampaikan agar Dinas teknis dan wakil rakyatnya sudikiranya berkenan melintasi jalan ini. (Mr boen 025) Kalimantan.







