Blora – Suasana tenang di Dukuh Sumberagung, RT 03 RW 02, Desa Tlogowungu, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendadak berubah mencekam.
Kobaran api yang muncul sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (15/7/2026), melalap sebuah rumah hingga rata dengan tanah.
Seorang penghuni rumah mengalami luka bakar, sementara kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp600 juta.
Menurut informasi yang dihimpun Buseronlinenews.com, api pertama kali terlihat membesar dari rumah milik Sudayat.
Warga yang terbangun karena melihat kobaran api langsung berhamburan keluar rumah dan bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Besarnya kobaran api membuat upaya warga tidak mampu membendung amukan si jago merah.
Beruntung, armada Pemadam Kebakaran yang tiba beberapa saat kemudian berhasil menjinakkan api, sehingga tidak merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.
“Hasil sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik,” ujar Sudayat saat ditemui di rumah keluarganya.
Peristiwa tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan beserta seluruh isinya, tetapi juga menyebabkan satu orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Rumah itu diketahui dihuni tiga kepala keluarga dengan total tujuh orang.
Selain kehilangan tempat tinggal, para korban juga harus merelakan harta benda yang tidak sempat diselamatkan.
Nilai kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp600 juta.
Pascakebakaran, Pemerintah Desa Tlogowungu bergerak cepat. Kepala Desa Bambang Sutambah bersama warga bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan yang tersisa sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga korban.
Petugas dari BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Blora juga turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, asesmen, serta menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Meski demikian, dugaan sementara mengarah pada korsleting instalasi listrik.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah.
Kelalaian kecil dapat berujung pada musibah besar yang mengancam keselamatan jiwa dan mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
(Wgm/Hrt )







