Buseronlinenews

Diduga Karena Narkoba, Pencurian Sawit di Rantau Benar Marak

Rantau Benar – Warga Desa Rantau Benar, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, mengeluhkan meningkatnya kasus pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di kebun2 milik warga masyarakat sekitar.

Berdasarkan informasi dari warga, pencurian kerap terjadi pada jam-jam dini hari. TBS hasil curian kemudian dijual kepada pengepul/tengkulak tidak resmi. Warga menduga, hasil penjualan tersebut digunakan untuk membeli NARKOBA jenis SABU2 yang diduga banyak beredar di desa2 sekitar kecamatan Renah mendaluh dan sekitar kawasan perkebunan masyarakat rantau benar.

“Buah sawit kami hilang, itu adalah sumber kehidupan kami, ujar salah seorang warga desa Rantau Benar, Ini sudah merugikan kami petani. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah dan aparat agar pencurian TBS kelapa sawit dan peredaran NARKOBA di desa kami segera ditangani,” kata seorang warga Rantau Benar yang tidak ingin disebutkan namanya.

Masyarakat Desa Rantau Benar meminta kepada Pemerintah daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, KEPOLISIAN dan BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) untuk segera mengambil langkah TEGAS dalam menindak pengepul/tengkulak TBS ilegal yang membeli sawit curian, serta MEMBERANTAS peredaran NARKOBA di wilayah Renah Mendaluh, guna melindungi hasil perkebunan warga dan keamanan bagi warga masyarakat sekitar.

Dan salah satu warga masyarakat mengatakan
bila perlu di buat semacam peraturan, dari pihak kepolisian maupun pemerintahan desa untuk pembelian buah sawit di batasi pada jam tertentu, jam 5 sore tutup buka jam 8 pagi di larang tengkulak untuk membeli buah sawit pada malam hari untuk menghindari pembelian TBS sawit curian.

(Darmawan)