CIANJUR – Musyawarah pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Sukamanah untuk Tahun Anggaran 2026 berlangsung tidak hanya serius, tetapi juga penuh kehangatan dan kejutan.
Rapat yang digelar di Aula Kantor Desa, Selasa (23/12/2025), sempat terselip momen tak terduga yang menyatukan seluruh peserta dalam senyum dan tepuk tangan.
Acara yang difokuskan untuk menyepakati rancangan anggaran tahun depan itu berjalan dengan dinamis.
Warga masyarakat, perangkat desa, dan tokoh masyarakat aktif menyampaikan aspirasi. Namun, di sela-sela pembahasan yang padat, para perangkat desa telah menyiapkan sebuah “skenario” khusus.
Saat suasana rapat tengah berlangsung, tiba-tiba muncul beberapa perangkat desa membawa kue ulang tahun yang telah dilengkapi lilin menyala. Kejutan itu langsung disambut decak kagum dan sorak gembira dari seluruh hadirin. Kue tersebut ditujukan untuk Kepala Desa Sukamanah, Indra Surya Pradana.
Wajah Kades Indra terpancar jelas kejutan dan kebahagiaan. Bersama seluruh perangkat desa dan puluhan warga masyarakat yang hadir, suasana aula bergema dengan nyanyian “Selamat Ulang Tahun”. Momen haru itu menjadi penyegar di tengah agenda rapat yang sarat angka dan perencanaan.

“Ini merupakan kegiatan rutin untuk menyepakati anggaran desa, tapi hari ini jadi sangat spesial.
Terima kasih atas kejutan yang tidak terduga ini. Ini bukan sekadar perayaan untuk saya pribadi, tetapi simbol kebersamaan kita dalam membangun Sukamanah,” ujar Kades Indra Surya Pradana dengan mata berbinar.
Camat Kecamatan Cugenang, Ali Akbar, yang turut hadir dalam musyawarah, menyampaikan apresiasi yang tinggi. “Saya mengapresiasi sekali semangat gotong royong dan kekeluargaan yang ditunjukkan hari ini.
Musyawarah anggaran yang partisipatif adalah fondasi good governance, dan kehangatan seperti ini memperkuat kohesi sosial. Semangat ini harus terus dijaga untuk mensukseskan setiap program pembangunan di Desa Sukamanah,” tutur Camat Ali Akbar.
Musyawarah kemudian dilanjutkan dengan semangat baru dan berjalan lancar hingga menghasilkan kesepakatan awal rancangan APBDesa 2026.
Peristiwa ini membuktikan bahwa perencanaan yang serius bisa berjalan beriringan dengan menjaga silaturahmi dan kehangatan sebagai satu komunitas.
Acara pun berakhir dengan pembagian kue kepada seluruh peserta, mengukir kenangan manis di akhir tahun 2025 sekaligus mengawali persiapan anggaran untuk membangun Desa Sukamanah yang lebih Gemah, Bingah, Ramah, Religius dan Berakhlak Mulia (GEMBIRA).
(Oding/AS)







