Buseronlinenews

Cahya Ibrahim Calon Tunggal Ketua HIPMI Cianjur, Targetkan Cianjur Jadi Magnet Investasi Jabar

CIANJUR – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Cianjur memasuki babak baru. Cahya Ibrahim resmi diusung sebagai calon tunggal Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Cianjur periode mendatang dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VII yang digelar di Hotel Gino Feruci, Rabu (17/12/2025).

Pengusungan tunggal ini menunjukkan kesolidan dan konsensus kuat di internal organisasi, mengantarkan Cahya untuk memimpin HIPMI Cianjur lima tahun ke depan. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan utama, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur Ahmad Rifai (mewakili Bupati), Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha, Bendahara Umum HIPMI Jabar M. Firaldi Akbar, serta perwakilan Kadin, Iwapi, Forkopimda, dan pelaku usaha dari berbagai sektor.

Dalam pidato visinya, Cahya Ibrahim menyatakan tekadnya untuk mentransformasi HIPMI Cianjur menjadi “penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global.”

“HIPMI Cianjur harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan kompetitif melalui peningkatan kapasitas pengusaha muda,” tegas Cahya di hadapan seluruh undangan.

Ia memaparkan peta jalan (roadmap) kepemimpinannya yang berfokus pada empat misi inti: peningkatan kompetensi anggota, hilirisasi produk ekonomi lokal, pembukaan akses permodalan yang lebih luas, serta advokasi kebijakan yang pro pengusaha muda. Keberhasilan kepemimpinan ini, menurutnya, akan diukur dari indikator yang terukur.

“Indikatornya jelas: lahir pengusaha lokal baru, investor masuk, dan UMKM Cianjur naik kelas,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Sebagai langkah konkret pertama, Cahya mengumumkan program 100 hari kerja yang akan difokuskan pada penyusunan big data potensi ekonomi Cianjur. Basis data yang memetakan kekuatan perusahaan dan UMKM ini akan menjadi fondasi perencanaan program jangka panjang yang tepat sasaran.

“Big data potensi ekonomi ini penting agar program HIPMI berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Tidak hanya berfokus pada internal, Cahya juga menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Cianjur. Kolaborasi ini ditujukan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih ramah dan kompetitif.

“Kami ingin HIPMI dan Pemda berjalan beriringan untuk membuka kemudahan investasi dan memperkuat ekonomi daerah,” katanya.

Dengan dukungan penuh anggota dan jejaring HIPMI yang luas dari tingkat daerah hingga nasional, Cahya Ibrahim optimistis Cianjur mampu menjadi magnet baru investasi dan pusat pertumbuhan pengusaha muda di Jawa Barat. Langkah awal ini dinilai banyak pihak sebagai angin segar bagi kebangkitan ekosistem kewirausahaan di Bumi Cianjur.

(Oding/Najib)