Siborongborong – Suasana penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DSP3A) di Lapangan SD Negeri 173307 Siborongborong, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (23/7/2026).
Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” dengan slogan “Suara Anak Membangun Bangsa”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi hak-hak anak, memberikan perlindungan yang optimal, serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak sebagai fondasi menuju Generasi Emas Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar P. Hutabarat, selaku Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mewujudkan Generasi Emas Indonesia melalui perlindungan anak, pemenuhan hak-hak anak, pendidikan yang berkualitas, serta lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi tumbuh kembang setiap anak.
Menurut Bupati, anak merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, dan mampu bersaing menghadapi tantangan masa depan.
Peringatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Lumbantoruan, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., M.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi wujud nyata sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Tapanuli Utara.
Ribuan pelajar dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Berbagai pesan edukatif yang menghiasi lokasi kegiatan semakin mempertegas pentingnya menghadirkan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan tari tradisional dan pertunjukan seni dari para pelajar yang mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk menampilkan bakat, kreativitas, sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa, Bupati Tapanuli Utara didampingi Wakil Bupati, Kapolres Tapanuli Utara, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan, serta unsur Forkopimda menyerahkan bingkisan kepada para siswa. Momen tersebut menjadi simbol perhatian dan komitmen bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak agar menjadi generasi yang berkualitas dan berdaya saing.
Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Tapanuli Utara menjadi pengingat bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu membawa Tapanuli Utara dan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
(TOGAR)







