CIANJUR – Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, meresmikan Call Center 112 Cianjur Pas Respon di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Jalan Abdullah bin Nuh, pada Kamis (2/10/2024). Layanan ini menjadi terobosan baru dalam penanganan kedaruratan bagi masyarakat Cianjur.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukurnya atas terwujudnya infrastruktur call center tersebut. “Alhamdulillah hari ini sudah terwujud, infrastrukturnya sudah selesai, jadi sudah bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Cianjur,” ujar Bupati Wahyu.
Ia menjelaskan bahwa call center 112 ini dirancang sebagai saluran tunggal untuk menangani berbagai jenis keadaan darurat. Masyarakat tidak perlu lagi bingung menghubungi nomor yang berbeda untuk tipe darurat yang berbeda.
“Teknisnya, masyarakat apabila ada kebencanaan, atau kedaruratan medis, lalu ada kecelakaan, kebakaran, kriminalitas, telepon ke 112. Itu semua provider bisa,” jelas Bupati.
Kelebihan lain dari layanan ini adalah terintegrasinya sistem dengan berbagai instansi penanggulangan darurat. Bupati menegaskan bahwa call center 112 telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memastikan layanan ini bebas pulsa.
Selain itu, sistem ini juga terhubung langsung dengan Dinas Kesehatan, Damkar (Pemadam Kebakaran), penegak hukum, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Koordinasi yang terpadu ini diharapkan dapat mempercepat waktu respons dan penanganan di lapangan.
“Kita juga berkoordinasi dengan Kementerian Com Digi dan juga bebas pulsa, juga dengan Dinas Kesehatan, Damkar, terus juga kita bekerja sama dengan penegak hukum dan BPBD,” paparnya.
Dengan diresmikannya Call Center 112 ini, Pemkab Cianjur berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam bidang penanganan kedaruratan. Masyarakat kini memiliki satu nomor yang mudah diingat untuk segala situasi krisis, yang diharapkan dapat mengurangi dampak kerugian dan menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Keberadaan call center ini menjadi langkah strategis dalam membangun sistem penanggulangan bencana dan kedaruratan yang lebih solid dan responsif di Kabupaten Cianjur.
HDS/Najib







