CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-107, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76, serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-64 di Lapang Bojong, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, pada Kamis (30/4/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Bupati Cianjur, dr. H. Muhammad Wahyu Ferdian.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) antara lain Kapolres Cianjur, perwakilan Dandim 0608 Cianjur, perwakilan Yonif Rider 300, para kepala dinas, camat se-Kabupaten Cianjur, sejumlah kepala desa, serta undangan lainnya.
Peringatan tahun ini mengusung semangat mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memilih lokasi di wilayah kecamatan, berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar di pusat pemerintahan daerah.
Dalam rangkaian peringatan HUT, dilakukan pemusnahan barang bukti hasil operasi penegakan peraturan daerah. Bupati Cianjur bersama jajaran memusnahkan 6.324 bungkus atau setara 126.487 batang rokok ilegal (barang kena cukai hasil tembakau ilegal) serta 1.756 botol atau 1.317 liter minuman beralkohol.

Pemusnahan ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam memberantas peredaran rokok ilegal dan minuman keras yang meresahkan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Wahyu Ferdian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Satpol PP, Damkar, dan Linmas yang telah bekerja keras melayani masyarakat. Ia juga membacakan sejarah singkat ketiga satuan tersebut agar masyarakat memahami awal mula serta tugas pokok yang diemban.
“Selain pembacaan sejarah, hari ini kita juga melakukan pemusnahan miras dan rokok ilegal. Saat ini kami terus menambah alat-alat serta armada kendaraan karena Cianjur memiliki wilayah yang sangat luas.
Kami memahami perlunya peningkatan fasilitas di Damkar untuk melayani masyarakat, sehingga jika terjadi kebakaran dapat tertangani lebih cepat dan lebih baik,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Cianjur itu mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengkaji rencana pemisahan sektor antara Satpol PP dan Damkar. “Ke depan kami rencanakan ada pemisahan antara kedua tokoh (satuan). Ini sedang kami kaji, disesuaikan dengan kebutuhan dan kekuatan anggaran daerah,” jelasnya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasatpol PP dan Damkar) Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, mengungkapkan bahwa upacara ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri.
“Tanggal 30 April kita melaksanakan upacara HUT Damkar ke-107, Pol PP ke-76, dan Satlinmas ke-64. Khusus Kabupaten Cianjur, kami juga melaksanakan kegiatan simulasi pemadaman kebakaran dan simulasi pasukan udara.
Alhamdulillah hari ini kita telah memusnahkan barang bukti rokok ilegal dan minuman keras. Ini menjadi salah satu bukti kinerja kami, meski banyak harapan masyarakat yang belum kita wujudkan,” tutur Djoko.
Djoko menjelaskan bahwa operasi penertiban terus digalakkan, termasuk saat Bulan Ramadan lalu. Lokasi upacara kali ini sengaja dipilih di wilayah karena Bupati ingin lebih dekat dengan masyarakat. “Harapan kami, pertama dukungan dan dorongan agar kami semakin istiqomah dalam bekerja.
Kedua, diberikan kemudahan dan kelancaran karena tugas Satpol PP memang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Kami akan terus melaksanakan razia dan operasi,” tambahnya.
Ia juga mengajak peran serta masyarakat dan media untuk saling mengingatkan agar tertib dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar ketentuan.
“Tugas ini adalah tugas bersama, bukan hanya Satpol PP. Razia dan penegakan aturan kami laksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku,” pungkas Djoko.
Peringatan HUT tahun ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk semakin memperkuat sinergi antara aparatur penegak Perda dan masyarakat dalam menciptakan keamanan, ketertiban, serta perlindungan dari bahaya kebakaran.
Oding/jib







