Buseronlinenews

Balai Desa Doloksaribu Dihancurkan,Kelompok Pangulu Bentrok Dengan Masyarakat

SIMALUNGUN – Balai Desa milik masyarakat Doloksaribu, bukan inventaris pemerintahan dirobohkan/dihancurkan total rata dengan tanah oleh Rubianto Girsang sebagai Pangulu(23/09/25), tanpa musyawarah atau tanpa musrembang.

Perlakuan Pangulu, Rubianto Girsang membuat masyarakat terkejut, sedih dan mengundang protes karena sangat disayangkan balai desa yang begitu kokoh dan bagus Pangulu nekad menghancurkan balai desa sebagai kenang kenangan dari para orangtua pendahulu dengan dana swadaya dan gotongroyong masyarakat yang didirikan tahun 1985 dilahan yang dihibahkan secara lisan oleh 5 orang pemiliknya untuk dibangun balai desa.

Masyarakat protes dan lakukan aksi, mengatakan, “Kembalikan balai desa kami dengan uang pribadi Pangulu jangan dengan Dana Desa(DD)” serta mendirikan spanduk di bekas balai desa yang sudah dirobohkan bertuliskan, ” Segera bangun balai desa kami dengan uang pribadi yang merusakkan jangan dengan DD karena DD adalah uang rakyat”

Miris… dengan perencanaan sengaja Pangulu Rubianto membentuk kelompok tandingan melawan masyarakat yang protes atau pro peraturan dan perundang undangan penggunaan DD yang kecewa atas perobohan balai desa, yaitu pertama memerintahkan semua gamot(kadus) meminta tanda tangan masyarakat dari pintu kepintu, lalu yang kedua membuat Musyawarah Khusus dengan topik Pembangunan Balai desa / balai kenasyarakatan yang disengaja tidak mengundang masyarakat Doloksaribu dan mengundang muspika tapi tidak mengundang Pendamping desa jam 10.00 WIB(14/11/25) di kantor Kepala Desa.

Keadaan Balai Desa Doloksaribu Sebelum Dirusak

Aneh…,sengaja tidak mengundang masyarakat dan pendamping desa karena pada pertemuan sebelumnya, tanggal 23 Okt kemarin Pendamping desa dengan tegas mengatakan” DD tidak boleh digunakan membangun balai desa” tapi yang hadir saat itu ada sekitar 25 â„… warga, ternyata adalah keluarga dekatnya Pangulu dan keluarga dekatnya Perangkat desa.

Musyawarah khusus gagal dan batal, lalu kelompok warga famili Pangulu dan famili perangkat desa tersebut berorasi di depan kantor Pangulu, tiba tiba terjadi bentrok laga mulut dengan kelompok masyarakat yang pretes dan pro peraturan, dalam kerusuhan nampak Pangulu Rubianto sangat arogan serta mengamuk beranjak mengejar hendak menghantam mama mama Boru Simatupang tapi berhasil ditahan dan didoorong mundur oleh salah seorang dari pihak kelompok Pangulu, Mangatas Siringo ringo.

MSby-tim Buser Simalungun