Buseronlinenews

Anggota DPRD Jabar H. Onnie Soerono Sandi, SE Gelar Pengawasan dan Sapa Warga Berbasis Budaya di Ciranjang

CIANJUR — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Barat, H. Onnie Soerono Sandi, S.E., menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dan sapa warga berbasis budaya di Kampung Sindangsaluyu, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada Sabtu (27/6/2026) siang hingga sore.

Kegiatan diawali dengan sapa warga berbasis budaya di Lapang Mekarjaya yang dimeriahkan oleh penampilan Calung Lingkung seni Sunda serta para penari dari Universitas Suryakancana (Unsur). Suasana akrab dan penuh kekeluargaan mewarnai interaksi antara wakil rakyat dan masyarakat setempat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan forum pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di kediaman Bapak Adi Setiawan, yang menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan pembangunan di wilayahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Partai NasDem Hj. Esih Sukaesih Karo Karo, jajaran pengurus Partai NasDem DPRD Kabupaten Cianjur, Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Ciranjang, Pjs Kepala Desa Sindangjaya Sanadi, S.E., para pemain Calung Lingkung seni Sunda, penari dari Universitas Unsur, serta masyarakat Desa Sindangjaya.

Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas, antara lain perbaikan jalan sepanjang 2 kilometer, pemberantasan eceng gondok yang mengganggu ekosistem perairan, insentif kader posyandu agar didorong kelancarannya, serta asuransi ketenagakerjaan bagi pekerja agar dibantu tanpa dipotong dari insentif yang sudah diterima.

Menanggapi hal tersebut, H. Onnie Soerono Sandi, S.E. menjelaskan bahwa kegiatan sapa warga berbasis budaya bertujuan untuk mengangkat kearifan lokal dan kebanggaan masyarakat terhadap budayanya masing-masing. “Di setiap titik daerah, karakter masyarakat kita punya ciri khas dalam sisi budaya masing-masing. Nah, kita ingin mengangkat mereka agar ketika kita tampil ada rasa bangga.

Jangan sampai mereka sudah latihan berulang-ulang tapi tidak pernah tampil. Safari budaya ini mengajak mereka untuk berekspresi menampilkan kemampuan masing-masing. Agar budaya ini tidak hilang begitu saja, kita harus peduli—di setiap kegiatan kita tampilkan mereka, dan kita mengajak masyarakat agar menghargai budaya kita masing-masing,” ujarnya.

Mengenai aspirasi warga, Onnie menegaskan bahwa perbaikan jalan sepanjang 2 kilometer telah masuk dalam program Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur. Terkait eceng gondok, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) telah melakukan gerakan pembasmian secara berkala di aliran-aliran sungai di Jawa Barat.

“Eceng gondok ini kan hama, jadi cara bertani ikannya seperti apa, ya kan? Sama ketika kita menangani sampah, masyarakat meminta TPA, tapi cara mereka mengelola sampah mulai tidak benar, tidak memisahkan antara organik dan non-organik,” tambahnya.

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Sindangjaya, Sanadi, S.E., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap agar aspirasi yang disampaikan warga dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah maupun provinsi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sindangjaya.

(Oding/Jib)