Buseronlinenews

Pekerjaan Op Citarum Di Subang Diduga Dikerjakan Asal- Asalan Dan Dimonopoli ” Group Tiwika”

Subang- Pemerintah pusat melaui Balai Besar Wilayah Sungai Citarum ( BBWS-C ) Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA Citarum melaksanakan kegiatan OP Irigasi, sungai dan Situ Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Subang dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ).

Diantara beberapa paket yang dikerjakan di Kabupaten Subang, sebagian besar dimenangkan dan dikerjakan ” GROUP TIWIKA”,( tirta wijaya karya) diantaranya ;
1. Pemeliharaan Berkala Jaringan Irigasi Air Tanah dan Mesin Pompa di Kab. Indramayu dan Kab. Subang, dimenangkan CV. SERASI Jl. Raya Binong No. 36 Subang dengan nilai kontrak Rp. 3.908.406.000,00 dari HPS Rp. 4.999.995.023,00.
2. Pemeliharaan Berkala Situ Peundeuy. Dimenangkan CV BAYU KAUTSAR alamat Perumnas Blok VIII No. 25 RT 038 RW 012 Sukamelang Subang,dengan nilai kontrak Rp. 2.284.702.000,00 dari HPS Rp. 2.999.968.037,00.
3. Pemeliharaan Berkala Situ Citapen.
Dimenangkan CV SWADAYA TEKNIK Jl. Otto Iskandardinata No. 297A Subang Rp. 2.252.547.000,00 dari HPS Rp. 2.999.976.636,00.
4. Pemeliharaan Berkala Situ Cipicung.
Dimenangkan CV. SERASI Jl. Raya Binong No. 36 Subang – Subang dengan nilai kontrak Rp. 1.869.345.500,00 dari HPS Rp. 2.499.951.146,00.
4. Pemeliharaan Berkala Sungai Kali Perawan, dimenangkan CV TARUNA KARYA Jl. Raya Binong No. 28 Subang dengan nilai kontrak Rp. 2.355.806.000,00 dari HPS Rp. 3.000.000.000,00.
5. Pemeliharaan Berkala Bendung Salam Darma, dimenangkan CV PUSPA BANGSA alanat Jl.Sirkuit Gerymang No.026 Rt.38/12 Sukamelang Subang dengan nilai kontrak Rp. 2.359.991.970,61 dari HPS Rp. 2.999.995.717,00.

Hasil croscek dan investigasi media SKU BUSER NEWS dan Media TIPIKOR dilapangan di situ Citapen ditemukan pekerjaan asal dikerjakan, pasangan batu tebing penahan tanah tidak rata dan tidak ada pasangan vondasi, campuran adukan tidak menggunakan takaran, ketebalan tembok hanya menggunakan batu muka dan para pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri ( APD), hal ini bertentangan dengan PP No 50. Tahun 2012 tentang penerepan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum (SMK3 Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum). SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen organisasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dalam rangka pengendalian risiko K3 pada setiap pekerjaan konstruksi bidang Pekerjaan Umum.

Hal lain yang ditemukan team ini Pemeliharaan Berkala Bendung Salam Darma, penggunaan kramik diatas tembok sudah ada yang terkelupas. Dan pemeliharaan situ peundeuy yang dikerjakan CV BAYU KAUTSAR ketika media ini kelapangan, sudah 100% dilaksanakan.

” Kami merasa dibohongi pihak kontraktor, ketika sosialisasi jalan menuju situ ini akan rusak, sehingga pihak kontraktor berjanji akan memperbaiki sepanjang 2 KM, sampai proyek ini selesai tidak benar diperbaiki” sahut warga yang tidak mau disebut namanya. Masyarakat sekitar situ, berharap janji pihak penyedia benar-benar memperbaiki.

Media ini sudah melayangkan surat ke manejemen pemenang dengan no ; 22/K.ter/XI/2022 tentang klarifikasi. Sampai berita ini diturunkan pihak manejement tidak mengindahkan alias tidak membalas.

Media akan mengawal terus perkembangan proyek yang dikerjakan, baik kualitas maupun kuantitas, mulai dari dilakukan Serah Terima Pertama atau Provisional Hand Over ( PHO ) antara Kontraktor Pelaksana kepada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan berakhir masa Pemeliharaan, maka dilakukan Final Hand Over ( FHO ) atau Serah Terima Akhir. Dan diharapkan pihak terkait antusias mengikuti, bahkan memeriksa penyedia dan pihak pejabat pembuat komitmen di Balai Besar Wilayah Sungai Citarum.

Team Investigasi. SUNGGUL TUMANGGER.