BuseronleNews.com, CIANJUR – Cianjur Seminggu setelah Peresmian Gedung Mall Cipanas Plaza (Ciplaz) terjadi musibah banjir yang menimpa warga Kp. Balakang RT. 01/06 Desa Sindanglaya Kec. Cipanas Kab. Cianjur, Sabtu (12/11/2022)
Informasi di lapangan, pemicu musibah banjir di akibatkan ambruknya Dinding pembatas Mall Ciplaz dan runtuhan Dinding beton menutupi saluran renase air sehingga mengakibatkan Banjir dan beberapa rumah yang ada di lokasi tersebut terendam mengadikat alat2 rumah tangga menjadi rusak dari salah satu warga yang menerangkan kepada awak media dan kami sangat merasa rugi karna runtuhnya dinding pembatas tersebut mengakibatkan banjir ke rumah kami.
Karna adanya laporan warga ke Babinsa Desa Sindanglaya dengan cepat warga,Babinsa dan Retana Desa Sindanglaya menbatu warga yang terdampak banjir mengatasi supaya tidak terjadi hal2 yang di takutkan,karna air yang ada di saluran renase tersebut telah masuk ke rumah-rumah warga yang tepat di belakang tembok dinding pembatas tersebut yg telah mencapai sedengkul orang dewasa.
Warga Kp. Balakang mengaku sangat kecewa pasalnya pasca terjadinya peristiwa tersebut pihak pengelola Mall Ciplaz tidak cepat tanggap menyikapi musibah tersebut, sehingga rumah warga Kp. Balakang yang posisinya persis di belakang Gedung Mall Ciplaz terendam banjir, akibatnya barang- barang milik wargapun rusak terendam banjir setinggi dengkulorang dewasa
Ketua RT. 01, Patah (55) tahun menuturkan, dari sore intensitas curah hujan sangat tinggi sehingga debit air sungai meningkat di tambah tumpahan air hujan dari jalan masuk ke area dinding pagar pembatas Mall Ciplaz.


“Sebelum ada Mall Ciplaz tak pernah terjadi banjir seperti ini, musibah ini terjadi akibat ambruknya dinding pembatas itu dan runtuhan dindingnya menutupi saluran renase tersebut mengakibatkan imbasnya air naik dan merendam Rumah kami yang persis berada di belakang Gedung Mall ini,” paparnya.
Hal senada diungkapkan Nandang (42) Guru ngaji Madrasah yang mengatakan,air menbanjiri madrasah tersebut mencapai ketingian sepingang orang dewasa dan hari ini kegiatan PAUDnya diliburkan sehingga menganbil antisipasi supaya hal-hal yang tidak akan terjadi ada korban.
“Namun barang- barang rusak berat diantaranya lemari- lemari pun rusak terendam, ratusan Kitab suci pun rusak terendam banjir begitupun dengan kursi dan Barang- barang milik Warga RT. 01, kerugian dari Madrasah saja di perkirakan 15 jutaan belum terhitung kerugian dari warga yang lainya,” katanya.
Di saat warga setempat sedang berjibaku mengendalikan genangan banjir, sekitar jam 18.30 WiB, Farid Humas Ciplaz perwakilan dari pengelola datang menemui warga yang terkena dampak.
Kepada warga Kp. Balakang, Farid berjanji akan mengganti semua kerugian yang di timbulkan dari ambruknya dinding beton pembatas Mall Ciplaz tersebut
“Besok kita berkumpul lagi, sekarang Pak RT. dan Pak Rw. Silahkan data kerugian Warga untuk selanjutnya kita duduk bersama untuk mencari solusinya.” Pungkasnya.
(Bet/HDS)







