Buseronlinenews

Lapor Pak Presiden

Lapor pak presiden lapor pak kajati Lampung lapor pak Kapolda Lampung jalan lintas Sumatra wilayah II terbanggi bukit kemuning  masih banyak jalan berlubang dan diduga kerjaan asal jadi 

Lampung utara- buseronlinenews.com 
Kamis,10 November 2022
Banyaknya anggaran dana dari kementrian PUPR pusat 

Untuk jalan lintas Sumatera terbanggi besar – bukit kemuning Lampung Utara batas Padang tambak batas Sumatera Selatan yaitu kabupaten way kanan, 
Dana bukanlah sedikit tapi milyaran rupiah 

Tapi disini bisa kita lihat dari pekerjaan masih banyak jalan berlubang dan pekerjaan pun masih dalam tahap pengerjaan ada yang sudah ditambal ada yang baru digali 

Ada juga pekerjaan Siring pasang dikerjakan asal asalan 
Bisa dilihat dari gambar yang di unggah di berita ini salah satu pelaksana ( zulkipli ) di konfirmasi media ini via ( Whasthap ) hanya di read saja tidak ada komen atau di balas

Dari terbanggi besar sampai bukit kemuning tidak ada papan informasi PT atau CV yang menjadi pemenang tender pekerjaan tersebut 

Sungguh sangat di sayangkan papan informasi seharusnya di pasang agar masyarakat luas tau berapa anggaran negara untuk pembangunan jalan dan pelebaran jalan 

Untuk bapak presiden Joko widodo Mentri PUPR pusat kajati Lampung Polda Lampung balai wilayah II provinsi Lampung – coba di lihat jalan kami di jalan lintas Sumatra masih banyak jalan berlubang 

Klas s atau rabat beton sudah ada yang retak dan masih banyak lagi yang lainya yang harus di periksa oleh instansi” terkait ..bila perlu panggil PPK nya .pelaksana biar kerjaan tersebut di ulang kembali 

Demi terwujud program bapak presiden untuk pembangunan yang berkualitas dan daya tahan lama 

Lewat media ini eprizal & TiM selaku wakaperwil media SKM buser lampung menyoroti diduga kerjaan ini kurangnya kwalitas sehingga belum selesai sudah banyak lagi jalan berlobang 

Pesan .untuk bapak Kapolda bapak kajati Lampung 
Turunkan tim untuk memeriksa semua pekerjaan dari terbangi besar bukit kemuning Padang tambak .bukit kemuning batas Sumsel diduga banyak pekerjaan yang tidak sesuai spek SNI( standar nasional Indonesia)

Rilis .eprizal wakaperwil provinsi Lampung