Rupat -Seiring berjalannya waktu , Kasus meninggalnya pemuda warga rupat bernama Al-Farid (32) di Jembatan Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau pada akhirnya terungkap
Setelah dilakukan olah TKP bulan Juni lalu, Polsek Rupat, dengan menghadirkan 15 orang saksi mata dan disaksikan langsung oleh pihak keluarga. Pada akhirnya penyebab meninggalnya Al Farid yang berboncengan motor dengan temannya Heri terungkap.
Sebelumnya, sabarudin menjelaskan kronologi kejadia setelah mendapatkan informasi dari saksi yang berada dilokasi yaitu teman korban herizal, kejadian tersebut berawal dari korban dan temannya, herizal berboncengan satu sepeda motor dari arah batupanjang menuju Desa Sri Tanjung pada 25 Mei 2022 lalu.

Saat mereka berdua pulang dari Desa Sri Tanjung, ditengah jalan mereka dihadang oleh belasan orang di jambatan kembar Desa sukarjo mesim.
Terjadilah pemukulan dan penganiayaan terhadap korban tengku Said Alfaris ( 30 ) dan teman Herizal. Ungkapnya
Dua orang pelaku yang diduga terlibat penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas dibekuk Polres Bengkalis. Keduanya bernama Faizal alias Ijal Tuyul dan Ismail alias Mail.
Menurut penjelasan pengacara korban, Sabaruddin mengatakan bahwa kedua pelaku telah ditangkap diamankan oleh satuan Polres Bengkalis beberapa bulan yang lalu.
“Alhamdulillah, dua pelaku yang diduga terlibat pembunuhan kepada Al Farid sudah ditangkap Polisi,” ujar Sabaruddin kepada kepada media ini Jum’at , 21 Oktober 2022.
Namun meskipun dua pelaku sudah ditangkap oleh satuan Polres Bengkalis, Sabaruddin pengacara keluarga korban mengaku masih belum puas. Pasalnya terkait kasus meninggalnya Al-Farid dirinya menduga ada keterlibatan oknum anggota aparat kepolisian yang bertugas di Polsek Rupat sebagai aktor penyebab meninggalnya Al Farid.
“Kita masih menduga kuat adanya oknum polisi terlibat dalam tewasnya Al Farid di Jembatan Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Rabu, 25 Mei 2022 lalu,” terang Sabaruddin saat komprensipers.
Yang menjadi pertanyaan dan mengherankan kenapa hingga sampai saat ini, Pihak Polres Bengkalis tampak enggan masih belum mau mengungkapkan keterlibatan oknum Polisi pada insiden tewasnya pemuda asal Pulau Rupat tersebut.
Ya !! memang Hingga saat ini, Pihak Polres Bengkalis masih belum mengungkap dan menangkap oknum polisi tersebut. Seolah-olah kasusnya jalan di tempat. Kita berharap kasus ini segera dituntaskan apalagi korban sudah lama meninggal,” Ucap Sabaruddin.
**Nasri *







