DEMAK – Salah satu program Pemkab Demak yang menjadikan pelayanan publik makin dekat dengan masyarakat! dengan kembalinya program Demang Ngantor Desa yang kali ini menyapa warga Desa Tedunan, Kecamatan Wedung. Bertempat di Balai Desa Tedunan. Selasa (20/10/2026).
Kepala Desa Tedunan, Zaenal Afif, menyambut hangat pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Demak yang telah menunjuk Desa Tedunan sebagai lokasi penyelenggaraan Demang Ngantor Desa.
Menurutnya, program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena berbagai kebutuhan pelayanan dapat diakses secara lebih dekat dan optimal, tanpa harus jauh-jauh datang ke pusat pemerintahan.

“Selamat datang di Desa Tedunan. Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Demak yang telah memilih Desa Tedunan sebagai tempat pelaksanaan Demang Ngantor Desa. Manfaatnya sangat besar karena masyarakat bisa mendapatkan pelayanan secara maksimal,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama Bupati Demak Eisti’anah menjelaskan, pemilihan Desa Tedunan sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Letaknya di wilayah timur laut Kabupaten Demak menjadi pertimbangan untuk semakin mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Melalui program Demang Ngantor Desa, berbagai layanan yang biasanya diakses di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak kini hadir langsung di desa. Inilah konsep jemput bola yang membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan sesuai kebutuhannya,” tuturnya.
Menariknya, Demang Ngantor Desa kali ini menjadi pelaksanaan keempat sepanjang tahun 2026. Beragam layanan dihadirkan untuk masyarakat, mulai dari Cek Kesehatan Gratis (CKG), layanan perpustakaan dan gerakan gemar membaca, pembuatan KTP, hingga penyediaan sembako murah.
“Jadi, masyarakat diharapkan jangan cuma datang dan melihat-lihat, langsung manfaatkan berbagai layanan yang tersedia. Karena di Demang ini sangat Praktis, dekat, dan pastinya lebih memudahkan,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat, Bupati Demak turut menyoroti sejumlah program pembangunan di Kecamatan Wedung. Beberapa di antaranya adalah pemasangan penerangan jalan umum (PJU) serta pembangunan jembatan di Desa Babalan yang akhirnya terealisasi pada tahun 2026.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses transportasi sekaligus mendukung pergerakan ekonomi masyarakat di Kecamatan Wedung. Dengan akses yang semakin baik, aktivitas warga dan distribusi hasil perekonomian diharapkan menjadi lebih lancar.
Wakil Bupati Demak, Gusbad, mengajak seluruh kepala desa di Kecamatan Wedung untuk aktif mensosialisasikan kegiatan Demang Ngantor Desa kepada warganya. Menurutnya, kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai pelayanan pemerintah secara langsung.
Ia menegaskan bahwa Demang Ngantor Desa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari program pelayanan Pemerintah Kabupaten Demak yang manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat.
“Mari kita sosialisasikan sebaik-baiknya. Ini merupakan kegiatan Kabupaten Demak, bukan hanya kegiatan lokal. Kami berharap masyarakat ikut menyukseskan program Pemkab Demak karena manfaatnya sangat banyak. Mari sengkyung bersama,” pesannya.
Gusbad juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan serta daerah tempat tinggal bersama. Menurutnya, menciptakan lingkungan yang baik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban seluruh masyarakat.
Hadirnya Demang Ngantor Desa di Tedunan menjadi pengingat bahwa pelayanan publik yang baik bukan hanya tentang tersedianya program, tetapi juga tentang bagaimana program tersebut bisa dijangkau dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mahfud/Prok







