Buseronlinenews

Siaga 24 Jam, RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Hadirkan Layanan Ambulance SPGDT Gratis untuk Warga

KUDUS — Kondisi darurat medis sering kali datang tanpa diduga dan memicu kepanikan bagi keluarga pasien. Menjawab tantangan tersebut, RSUD dr. Loekmono Hadi Kabupaten Kudus berkomitmen untuk terus mendekatkan akses layanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Andini Aridewi, M.Kes., menyampaikan komitmen tersebut saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, 23 September 2026. Ia menjelaskan bahwa pihak rumah sakit terus berinovasi untuk memberikan kemudahan nyata bagi warga yang memerlukan penanganan medis darurat.

Salah satu fokus utama pelayanan rumah sakit pelat merah ini adalah memberikan kemudahan dari sisi transportasi rujukan secara gratis. Fasilitas ini disiapkan agar pasien gawat darurat dapat segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan tanpa harus memikirkan hambatan biaya operasional ambulans.

Tidak hanya sebatas layanan transportasi, RSUD dr. Loekmono Hadi juga memastikan setiap armada yang diterjunkan siap memberikan penanganan awal yang tepat. Langkah medis cepat di lokasi kejadian sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa pasien sebelum mendapatkan tindakan lanjutan di rumah sakit.

Kehadiran layanan kegawatdaruratan ini dirancang untuk merespons berbagai situasi krisis yang sering kali membuat masyarakat kebingungan. Ketika anggota keluarga mendadak membutuhkan pertolongan medis mendesak, kecepatan respons menjadi penentu utama keselamatan jiwa.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, armada Ambulance SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu) RSUD dr. Loekmono Hadi disiagakan secara penuh selama 24 jam sehari. Layanan siaga ini siap siaga setiap saat untuk membantu masyarakat Kudus yang menghadapi situasi darurat kapan pun dibutuhkan.

Cakupan pelayanan Ambulance SPGDT ini sangat luas dan mencakup berbagai macam aduan medis darurat di lapangan. Mulai dari layanan penjemputan pasien dari rumah, pemberian pertolongan masalah kesehatan mendadak, hingga penanganan kasus kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, ambulans kegawatdaruratan ini juga siaga untuk merespons berbagai kasus darurat lainnya yang membutuhkan evakuasi cepat ke instalasi gawat darurat rumah sakit. Seluruh operasional penjemputan ini dipastikan tidak dipungut biaya alias gratis.

Namun, fasilitas penjemputan ambulans gratis ini diberikan dengan ketentuan khusus bagi warga yang berada di dalam wilayah Kabupaten Kudus. Kebijakan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam meringankan beban warganya yang sedang tertimpa musibah atau kesusahan medis.

Manajemen RSUD dr. Loekmono Hadi juga telah menyediakan saluran komunikasi khusus agar masyarakat bisa mengakses layanan ini dengan cepat. Call Center Ambulance SPGDT RSUD dr. Loekmono Hadi dapat dihubungi kapan saja melalui nomor telepon 0811 2899 119.

Nomor darurat tersebut aktif setiap hari selama 24 jam penuh untuk menerima setiap laporan maupun permintaan pertolongan darurat dari masyarakat. Respons cepat petugas operator akan langsung menggerakkan tim medis dan armada terdekat menuju lokasi kejadian.

Pihak rumah sakit mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Kudus agar senantiasa menyimpan nomor penting tersebut di dalam ponsel masing-masing. Langkah antisipasi sederhana ini dinilai sangat penting agar warga tidak panik ketika sewaktu-waktu menghadapi situasi darurat.

Dr. Andini Aridewi menegaskan bahwa informasi sederhana mengenai layanan kesehatan hari ini bisa menjadi sangat berarti di kemudian hari. Ketika suatu saat keluarga atau tetangga membutuhkan pertolongan mendesak, tindakan menghubungi nomor yang tepat akan menyelamatkan banyak hal.

Inovasi layanan kesehatan ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan berorientasi pada kemanusiaan. Kesehatan masyarakat ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap program kerja sektor kesehatan daerah.

Melalui kesiapsiagaan Ambulance SPGDT ini, RSUD dr. Loekmono Hadi berharap masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi dalam hal akses layanan kegawatdaruratan. Kepercayaan publik yang terus terjaga menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan untuk bekerja lebih maksimal.

Masyarakat Kudus pun diajak untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas layanan jemput gratis ini apabila menghadapi situasi gawat darurat di lingkungan sekitar. RSUD dr. Loekmono Hadi berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan penyelamat kesehatan warga.

( JIMMY )