Buseronlinenews

Dini Hari Mencekam !Rumah Janda Tua di Japah Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Blora — Suasana tenang di Dukuh Karanggeneng RT 06/RW 02, Desa Sumberejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendadak berubah mencekam. Kobaran api melahap sebuah rumah hingga rata dengan tanah, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Rumah tersebut diketahui milik Suminah, seorang janda lanjut usia yang tinggal seorang diri. Beruntung, Suminah berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api yang dengan cepat membesar.

Informasi yang dihimpun BuserOnlineNews.com, api pertama kali terlihat dari bagian rumah Suminah. Warga yang terbangun dan melihat kobaran api langsung berhamburan keluar rumah untuk memberikan pertolongan.

Dengan peralatan seadanya, warga berusaha bergotong royong memadamkan api. Namun, besarnya kobaran membuat upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju si jago merah.

Warga akhirnya berupaya keras agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Berkat kesigapan warga, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke rumah-rumah tetangga.

Diduga Korsleting Listrik

Suminah mengatakan, berdasarkan dugaan sementara, kebakaran tersebut dipicu korsleting listrik.

“Hasil sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik,” ujar Suminah saat ditemui di lokasi bersama keluarganya.

Meski penghuni berhasil menyelamatkan diri, seluruh bangunan rumah beserta sebagian besar isinya hangus terbakar. Harta benda yang berada di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.

Kerugian material akibat kebakaran tersebut sementara ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.

Pemdes Turun Tangan

Pasca kejadian, Pemerintah Desa Sumberejo langsung bergerak. Kepala Desa Sumberejo, Dikan, bersama warga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang tersisa.

Pemdes juga berupaya memberikan bantuan kepada Suminah yang kini kehilangan tempat tinggal.

Dikan mengatakan, pihak desa telah mengajukan bantuan kepada dinas terkait untuk mendapatkan bantuan darurat bagi warga yang terdampak musibah.

“Kami sudah mengajukan bantuan kepada dinas terkait untuk membantu kebutuhan darurat korban,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Dugaan korsleting listrik masih menjadi penyebab sementara.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan kabel, sambungan, stopkontak, hingga perangkat listrik secara berkala penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Sebab, dari sebuah gangguan kecil pada instalasi listrik, musibah besar bisa terjadi dalam hitungan menit—mengancam keselamatan jiwa sekaligus menghanguskan harta benda bernilai ratusan juta rupiah.

(Wg/Hr)