KUDUS – Kabar membanggakan kembali berembus dari dunia pendidikan dan olahraga Kabupaten Kudus.
Dua murid berprestasi dari SMP 2 Kudus berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan membawa harum nama daerah.
Kepastian raihan prestasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala SMP 2 Kudus, In Setyorini, S.Pd., M.Pd., saat ditemui di lingkungan sekolah pada Senin (14/9/2026).
Ia membagikan rasa bangga atas perjuangan pantang menyerah para anak didiknya di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Capaian manis pertama disumbangkan oleh Kenichi, atlet muda yang berlaga mewakili Kabupaten Kudus pada cabang olahraga Wushu.

Tampil memukau dan tangguh menghadapi lawan-lawan berat dari berbagai daerah, Kenichi berhasil menyabet Juara 1 sekaligus mempersembahkan medali emas.
Tak kalah membanggakan, prestasi berikutnya lahir dari cabang olahraga Angkat Besi melalui atlet muda bernama Revano.
Menunjukkan teknik terbaik dan kekuatan mental yang luar biasa di panggung kompetisi, Revano berhasil mengamankan posisi Juara 2 dan memboyong medali perak.
Keberhasilan Kenichi dan Revano melengkapi deretan catatan manis pembinaan minat dan bakat siswa di SMP 2 Kudus.
Pihak sekolah menilai raihan medali emas dan perak ini merupakan buah manis dari dedikasi panjang para siswa di luar jam pembelajaran formal.
Di hadapan awak media, Kepala SMP 2 Kudus, In Setyorini, tidak mampu menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya.
Ia mengapresiasi tinggi perjuangan totalitas yang ditunjukkan oleh kedua peserta didiknya di gelanggang olahraga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Kenichi dan Revano.
Mereka tidak hanya mengharumkan nama SMP 2 Kudus, tetapi juga membawa nama Kabupaten Kudus di tingkat provinsi,” ujar In Setyorini dengan nada haru.
Lebih lanjut, In Setyorini menegaskan bahwa rentetan gelar juara ini tidak didapat secara instan.
Keberhasilan di arena POPDA Jateng ini adalah bukti nyata dari proses latihan yang konsisten serta sikap pantang menyerah yang tertanam dalam diri siswa.
“Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, ketekunan, dan semangat pantang menyerah yang mereka tunjukkan selama latihan maupun bertanding,” tegas Kepala Sekolah SMP 2 Kudus tersebut.
Capaian gemilang ini, menurut In Setyorini, sekaligus menjadi bukti konkret bahwa peserta didik SMP 2 Kudus memiliki potensi besar yang merata.
Karakter unggul para siswa tidak hanya terasah di meja akademik, melainkan juga di bidang nonakademik seperti olahraga.
Guna menjaga momentum positif ini, pihak sekolah berkomitmen untuk terus memberikan ruang dan pendampingan bagi seluruh siswa yang ingin mengembangkan minat serta bakatnya hingga ke jenjang tertinggi.
In Setyorini juga menyampaikan harapannya agar kesuksesan Kenichi dan Revano dapat menular kepada para murid lainnya.
Spirit kompetisi sehat dan pantang menyerah diharapkan menjadi budaya yang terus menyala di lingkungan sekolah.
“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan potensi, dan berani berprestasi di arena apa pun,” tutur In Setyorini penuh harap.
Selain apresiasi kepada atlet, manajemen sekolah juga menyampaikan terima kasih mendalam kepada jajaran pelatih, guru pembimbing, serta orang tua murid.
Sinergi dan dukungan penuh dari semua pihak dinilai menjadi kunci sukses di balik raihan medali tersebut.
Keberhasilan meraih Juara 1 Wushu dan Juara 2 Angkat Besi ini kini menjadi modal berharga bagi Kenichi dan Revano untuk menatap kejuaraan yang lebih tinggi.
Seluruh keluarga besar SMP 2 Kudus mendukung penuh agar kedua atlet muda ini dapat terus berkembang dan mencetak sejarah baru sesuai dengan motto sekolah: SMP 2 Kudus – Tangguh Bermartabat.
( JIMMY )







