Buseronlinenews

Baru Diaspal Jalan Pasir Panjang Kotawaringin Barat, Geli Ngeri Dilewati

KOTAWARINGIN BARAT – Kondisi proyek perbaikan aspal di ruas jalan utama Desa Pasir Panjang menuju Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, memicu kekhawatiran dari warga terutama para pengguna jalan.

Pasalnya, pengerjaan peningkatan jalan yang baru selesai dikerjakan pada Selasa (8/9) tersebut dinilai tidak rata, bergelombang dan rawan rusak kembali.

Berdasarkan pantauan langsung awak media di lapangan, pengerjaan jalan dilakukan secara terpisah atau spot-spot (tambal sulam).

Permukaan aspal baru terlihat masih sangat kasar dengan material batu kerikil yang menonjol jelas di permukaan, sehingga diduga kuat konstruksi aspal ini akan cepat terkelupas.

Seorang pengguna jalan yang melintas dan meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan keluhannya.

Ia menyebut jalur ini merupakan urat nadi transportasi yang setiap hari ramai dilewati oleh kendaraan angkutan bermuatan besar, sehingga sangat membutuhkan ketahanan struktur jalan yang mumpuni.

Saya akui, memang saat melintasi ruas ini ada perasaan geli dan ngeri melihat kondisi jalan yang ada karena bergelombang, begitu juga bagian yang diperbaiki juga permukaannya bisa kita lihat sendiri tidak rata dan batunya masih kelihatan menonjol.

Kami khawatir aspal baru ini akan cepat hancur terkelupas,” ujarnya sembari tersenyum ke awak media.

Hingga berita ini diturunkan, jenis pengerjaan, besaran nilai anggaran, pihak kontraktor pelaksana, maupun instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas program tersebut belum dapat diketahui pasti.

Hal ini disebabkan oleh tidak adanya plang papan informasi proyek yang dipasang di sepanjang sisi kanan maupun kiri bahu jalan.

Infrastruktur jalan ini masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah.

Pengguna jalan mendesak instansi dinas terkait untuk segera mengevaluasi kualitas pengerjaan di lapangan agar fasilitas publik ini benar-benar layak, aman, dan tahan lama demi keselamatan berkendara.

(Marboen)