Buseronlinenews

Judi Bola Guler Jadi Pelengkap Cerita Asmara Ilegal di Kenawan Sukamara.

SUKAMARA – Dentuman musik malam dan riuh taruhan berpadu menjadi satu di Desa Kenawan, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.

Praktik dugaan perjudian jenis bola guler kini kembali menggeliat, menjadi magnet penambah keramaian di tengah gemerlap lokasi asmara instan yang berada di wilayah perbatasan tiga kabupaten, yakni Sukamara, Lamandau, dan Kotawaringin Barat.

Permainan ketangkasan ini menawarkan sensasi ketegangan tersendiri bagi para pemburu peruntungan.

Dengan modal taruhan mulai dari Rp10.000,- yang dipasang di atas karpet bergambar, para pemain dengan penuh harap menyaksikan bola kecil bergerak liar ke sana kemari di atas papan.

Begitu bola berhenti tepat di lubang yang dibidik, kemenangan manis hingga 10 kali lipat langsung berpindah tangan ke kantong si pemasang.

Suasana di sekitar meja judi ini selalu dipenuhi antusiasme kaum pria.

Aura permainan kian memikat karena letaknya yang begitu dekat dengan ruang-ruang bernyanyi, di mana alunan lagu mesra terus mengalir menemani kehadiran para wanita pemandu lagu yang berpenampilan seksi.

Di lokasi, rasa kalah seolah tersamarkan oleh gengsi dan riuhnya suasana malam.

Namun, cerita berubah drastis saat lampu hiburan padam, kesedihan dan penyesalan mendalam baru benar-benar terasa ketika si pemain yang kalah harus melangkah pulang ke rumah dan menghadapi kenyataan bersama keluarganya dengan tangan hampa.

(Marboen)