Buseronlinenews

Polres Cianjur Siagakan Kolaborasi Antisipasi Kebakaran di Gunung Gede Pangrango

CIANJUR — Menyusul kebakaran yang menghanguskan sekitar satu hektar kawasan Alun-alun Surya Kencana Barat beberapa waktu lalu, Polres Cianjur meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi kebakaran di kawasan Gunung Gede dan Pangrango. Senin (10/8), Polres akan menggelar apel kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh elemen terkait.

Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi menegaskan pendekatan kolaboratif menjadi prinsip utama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya.

“Kami sadar betul sumber daya yang dimiliki sangat terbatas. Karena itu, kami mengundang BNPB, PMI, Pemda, Satpol PP, unsur TNI dari Armed, Raider, Kodim, hingga Batalion B Brimobda Polda Jabar,” ujarnya.

Polres Cianjur juga berinovasi dengan menghadirkan alat pemadam berbasis modifikasi dari metode daerah rawan kebakaran seperti Kalimantan. Alat yang disebut “gepyok” ini akan dibagikan kepada relawan dan masyarakat.

“Gepyok sebelumnya hanya menggunakan ranting. Kini kami modifikasi agar lebih efektif memadamkan api,” jelasnya.

Sementara itu, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango telah mengaktifkan command center dan monitoring center yang dilengkapi drone untuk mendeteksi dini titik api. Kapolres juga mengusulkan kesiapan water bombing jika diperlukan, dengan tetap memprioritaskan ketersediaan sumber daya nasional.

“Harapan kami kebakaran tidak terjadi. Namun jika terjadi, kami siap dengan upaya maksimal,” pungkasnya.

(Oding/Jib)