Buseronlinenews

Perkuat Sinergi, Aktivis Kebudayaan Agus Mujayanto Jalin Silaturahmi Dengan Rumah Aspirasi Rakyat Pati

PATI – Aktivis kebudayaan Agus Mujayanto, melakukan kunjungan silaturahmi ke Rumah Aspirasi Rakyat yang diketuai oleh Dwijo atau yang akrab di sapa Leak di sekretariat Jalan Ronggo Warsito, Desa Plangitan, Kecamatan Pati Kabupaten Pati, Minggu (12/7/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi yang baik antara aktivis kebudayaan dan Rumah Aspirasi Rakyat dalam mendukung berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Agus Mujayanto menyampaikan bahwa silaturahmi merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi antar elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan memudahkan lahirnya berbagai gagasan serta program yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Pati.

Dalam kesempatan tersebut Agus menyebut keberadaan lambang Bendera Merah Putih di Rumah Aspirasi Rakyat memiliki makna filosofi yang sangat mendalam.

“Merah Putih bukan sekadar dua warna. Merah melambangkan darah ibu dan putih melambangkan darah bapak. Filosofi itu mengajarkan bahwa bangsa ini lahir dari pengorbanan dan kasih sayang orang tua. Generasi sekarang harus memandang bangsa ini bukan sebagai sebuah kebetulan, tetapi sebagai amanah yang harus dijaga,” ujar Agus.

Baginya merah putih bukan sekedar simbol negara, melainkan pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Semangat kebangsaan harus terus tertanam dalam kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Rumah Aspirasi Rakyat, Leak menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga Rumah Aspirasi Rakyat dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta mendorong terciptanya solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Leak menyebut bahwa Rumah Aspirasi Rakyat ini di bangun sebagai rumah bersama, siapapun boleh datang tanpa membedakan latar belakang untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi, gagasan demi kemajuan Kabupaten Pati.

Di rumah aspirasi ini kita bisa bertukar pikiran,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut Agus menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap berbagai kritik, saran, masukan dari masyarakat. Berkomitmen untuk terus merangkul semua kalangan tanpa membedakan suku, agama, budaya, dan latar belakang.

“Seorang pemimpin harus mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang, harus mempunyai rasa yang adil, karena semua harus saya rangkul,” tegasnya.

Melalui pertemuan ini, kedua pihak berkomitmen untuk terus menjaga silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan membuka ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, maupun pemberdayaan masyarakat demi kemajuan Kabupaten Pati.

Semoga Rumah Aspirasi Rakyat terus menjadi tempat bertukar pikiran, menyampaikan aspirasi serta melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat, membangun sinergi yang semakin kuat mewujudkan masyarakat yang harmonis, berbudaya, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.

(hr)