BuseronlineNews.com // Grobogan – Suasana khidmat, penuh kebersamaan, dan nuansa religius terasa di halaman Madrasah Diniyah Nurul Ilmi RT 04 RW 09, Dusun Dorosemi, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Pasalnya, Madrasah Diniyah Nurul Ilmi kembali menggelar kegiatan rutin tahunan Suronan yang dirangkai dengan santunan anak yatim piatu serta sholawatan bersama, Selasa (30/06/2026).
Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan tersebut diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus dan santri Madrasah Diniyah Nurul Ilmi, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga warga sekitar yang turut hadir memeriahkan acara.
Rutinan Suronan ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, namun juga menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kepedulian sosial antarwarga.
Madrasah Diniyah Nurul Ilmi selama ini konsisten menjaga tradisi tersebut. Setiap tahun, kegiatan Suronan terus mengalami perkembangan dengan konsep acara yang semakin meriah dan melibatkan lebih banyak masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, sambutan dari panitia dan pengurus Madrasah Diniyah Nurul Ilmi, kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Dalam kegiatan sosial tersebut, sebanyak 14 anak yatim dan piatu dari Dusun Nguling dan Dusun Dorosemi tak luput dari perhatian.
Santunan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Madrasah Diniyah Nurul Ilmi dalam menanamkan nilai berbagi, kasih sayang, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Madrasah Diniyah Nurul Ilmi sekaligus ketua panitia kegiatan, Yasin Mustopa, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan Suronan dengan lancar.
Dirinya juga mengaku bangga melihat perkembangan madrasah yang semakin mendapat dukungan dari masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan rutinan Suronan tahun 1448 H / 2026 M ini bisa kembali terlaksana dengan baik. Kami merasa bangga karena Madrasah Diniyah Nurul Ilmi terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang ikut mendukung kegiatan ini,” ungkap Yasin.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari peran serta seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, masyarakat, tokoh agama, hingga keluarga besar Madrasah Diniyah Nurul Ilmi yang selalu menjaga kekompakan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pemerintah Desa Tanjungharjo, Kepala Dusun Dorosemi Sri Susilo, Banser, tokoh agama, RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga muslim Dusun Dorosemi dan sekitarnya.

Suasana semakin semarak dengan hadirnya penceramah sekaligus ulama kondang dari Grobogan, KH Ahmad Zainuddin, MH, yang memberikan tausiyah keagamaan kepada para jamaah.
Selain itu, lantunan sholawat dari grup Hadroh Al Hadad asal Purwodadi turut meramaikan acara, sehingga membuat suasana semakin syahdu dan penuh keberkahan.
Antusiasme warga terlihat sepanjang acara berlangsung. Para jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan, terutama saat pembacaan sholawat bersama yang menciptakan suasana damai dan penuh kebersamaan.
Yasin Mustopa berharap kegiatan Suronan tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa terus berjalan, semakin berkembang, dan memberikan manfaat bagi warga serta masyarakat luas. Semoga Madrasah Diniyah Nurul Ilmi Dusun Dorosemi semakin kompak dan istiqomah dalam menjalankan kegiatan keagamaan maupun sosial,” pungkasnya.
Kegiatan Suronan Madrasah Diniyah Nurul Ilmi berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kebersamaan hingga acara selesai.( Wgm ).







