CIANJUR – Suasana khidmat menyelimuti Aula Kantor Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur pada Rabu (1/7/2026), saat prosesi serah terima jabatan (sertijab) dan lepas sambut Administratur/Kepala KPH berlangsung. Tongkat kepemimpinan resmi beralih dari Ade Sugiharto kepada Herdy Indriawan, menandai babak baru dalam tata kelola kawasan hutan negara di wilayah kerja KPH Cianjur, Jawa Barat.
Acara yang merupakan bagian dari mekanisme rotasi kepemimpinan berkala ini dihadiri langsung oleh perwakilan Manajemen Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, segenap jajaran Asisten Perhutani (Asper/KBKPH), Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH), serta perwakilan Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIKP). Rotasi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Direksi Perum Perhutani yang bertujuan mengoptimalkan inovasi, menjaga keberlanjutan fungsi hutan, serta memperkuat koordinasi sektoral di lapangan .
Dalam sambutan lepas sambutnya yang penuh haru, Administratur KPH Cianjur lama, Ade Sugiharto, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi seluruh elemen karyawan dan mitra kerja. Ia menekankan bahwa berbagai capaian positif selama tiga tahun lebih masa pengabdiannya tidak terlepas dari sinergitas yang kokoh.

“Semua capaian positif, mulai dari program kesejahteraan masyarakat melalui sharing produksi kayu hingga perlindungan jiwa para mitra penyadap, tidak akan terwujud tanpa sinergitas yang kokoh. Saya menitipkan ruang inovasi ini kepada Administratur yang baru agar KPH Cianjur terus melesat maju dan memberikan manfaat nyata bagi ekologi serta ekonomi daerah,” ujar Ade Sugiharto. Jejak kepemimpinannya selama ini juga terekam dalam berbagai program strategis, seperti kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam riset agroforestry pangan, penguatan sinergi penanggulangan bencana dengan BPBD Cianjur, hingga pemberian santunan kematian bagi mitra kerja penyadap getah pinus .
Menyambut amanah baru, Administratur KPH Cianjur yang dilantik, Herdy Indriawan, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan fokus pada akselerasi kinerja operasional dan penegakan hukum tata kelola hutan. Ia menyatakan kesiapannya untuk segera beradaptasi dan membawa semangat baru dalam mendukung kinerja organisasi .
“Kami siap mengemban amanah besar ini dengan menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dan transparansi. Dinamika regulasi kehutanan yang terus bergerak menuntut kita semua untuk bekerja cepat, taktis, dan taat hukum,” tegas Herdy Indriawan.
Herdy juga menyoroti pentingnya penguatan hubungan dengan para pemangku kepentingan (stakeholders), mulai dari Pemerintah Kabupaten Cianjur, unsur TNI-Polri, hingga Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Hal ini dinilai krusial untuk memastikan kelestarian hutan berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan warga sekitar, sesuai dengan semangat Rembug Warga dan program perhutanan sosial yang telah berjalan . Ke depan, optimalisasi potensi wisata alam yang ramah lingkungan juga menjadi salah satu prioritas untuk mendongkrak nilai ekonomi kawasan hutan secara berkelanjutan.
(Oding/Jib)







