Buseronlinenews

Polres Cianjur Bersihkan Vandalisme dan Sampah di 14 Titik, Tegaskan Tidak Ada Tempat untuk Kebencian

CIANJUR – Dalam momentum bersejarah peringatan Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Resor Cianjur menunjukkan komitmen tegasnya dalam membangun Indonesia yang bersih, indah, dan bermartabat. Dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., ratusan personel gabungan bergerak serentak membersihkan 14 titik lokasi yang selama ini menjadi sarang coretan kebencian dan sampah yang merusak keindahan Kota Cianjur.

Aksi bakti kebersihan yang digelar serentak ini menjadi bentuk nyata sinergi Polri dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), termasuk POMC Kabupaten Cianjur dan Banser Kabupaten Cianjur, untuk menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi vandalisme bernada hinaan terhadap institusi Polri—seperti tulisan “ACAB” (All Cops Are Bastards) serta kalimat negatif lainnya yang kerap mencoreng fasilitas publik.

“Kami tidak akan tinggal diam!” tegas Kapolres Cianjur di hadapan seluruh peserta aksi. “Setiap coretan kebencian yang menghiasi dinding kota ini adalah penghinaan tidak hanya kepada institusi Polri, tetapi juga terhadap masyarakat Cianjur yang berhak menikmati fasilitas publik dengan nyaman dan aman. Tindakan vandalisme bukanlah bentuk ekspresi, melainkan perbuatan merusak yang melanggar hukum dan nilai-nilai kesusilaan.”

Kegiatan yang mengusung semangat Gerakan Indonesia Asri ini menyasar lokasi-lokasi strategis yang selama ini menjadi pusat perhatian publik, di antaranya:

· Lapang Prawatasari (pembersihan sampah secara massif)
· Pagar Gedung DPRD Cianjur
· Stadion Badak Putih
· Jalan Siliwangi
· Jalan Aria Cikondang
· Jalan KH. Abdullah Bin Nuh
· Jalan Ir. H. Djuanda
· Jalan Imun Sulaeman

“Membangun Cianjur yang lebih baik tidak harus dimulai dengan hal-hal besar. Kebersihan lingkungan dan perawatan fasilitas umum adalah cerminan peradaban suatu bangsa,” lanjut Kapolres dalam arahannya. “Jika kita tidak mampu merawat kota sendiri, bagaimana kita bisa dikatakan mencintai tanah air? Mari kita tinggalkan kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan dan mencoret-coret fasilitas publik. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.”

Aksi bersih-bersih yang berlangsung selama lebih dari 4 jam ini tidak hanya berhasil menghilangkan coretan-coretan kebencian dan sampah yang menumpuk, tetapi juga berhasil membangkitkan semangat gotong-royong masyarakat sekitar yang turut serta membantu petugas.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tahun ini mengusung tema “Polri Presisi untuk Indonesia Maju”. Sebelumnya, pada Selasa (23/6/2026), Polres Cianjur juga menggelar aksi pembersihan eceng gondok dan sampah di kawasan Danau Jangari yang melibatkan komunitas Pandawara Group serta masyarakat setempat. Aksi tersebut berhasil mengangkat lebih dari 15 ton sampah dan eceng gondok yang selama ini mengganggu ekosistem danau.

Kapolres Cianjur menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah seremonial semata, melainkan awal dari komitmen berkelanjutan Polres Cianjur dalam menjaga kebersihan dan ketertiban publik. “Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat. Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani—termasuk menjaga keindahan dan kenyamanan ruang publik dari segala bentuk perusakan,” pungkasnya.

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Cianjur mengajak seluruh komponen bangsa untuk menutup mata dari kebencian, membuka hati untuk kebersamaan, dan menegakkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

(Oding/Jib)