BuseronlineNews.com // Bartim Kalteng – Polsek Pematang Karau bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pematang Karau melakukan penyelidikan terkait dugaan pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Kristen Protestan dan Advent di Desa Lebo, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Rabu (24/6/2026).
Langkah mitigasi dan penyelidikan dilakukan setelah adanya laporan dari ahli waris yang menemukan lubang bekas galian di makam anggota keluarganya berinisial S pada Selasa (23/6/2026).
Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi kejadian, petugas menduga terdapat sekitar 14 makam yang pernah mengalami pembongkaran. Mayoritas makam yang ditemukan dalam kondisi tersebut merupakan makam perempuan.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Barito Timur AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah cepat untuk melakukan penyelidikan.
Baca Juga : Satresnarkoba Polres Bartim Amankan Pemain Sabu di Matabu
“Benar, kami telah menerima laporan dari Kapolsek Pematang Karau terkait dugaan pembongkaran makam di Desa Lebo. Bapak Kapolres langsung memerintahkan Polsek Pematang Karau untuk segera melakukan penyelidikan mendalam dan berkoordinasi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat,” ujar AKP Eko.


Ia menegaskan bahwa hingga saat ini peristiwa tersebut masih dalam tahap penyelidikan sehingga masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi.
“Ini masih dugaan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyebarkan informasi yang belum pasti. Serahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada Polri agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepasang sarung tangan, sebilah kayu, serta dua botol bekas obat batuk. Sementara itu, motif dugaan pembongkaran makam masih didalami oleh Unit Reskrim Polsek Pematang Karau.
Baca Juga : Pemkab Barito Timur Serahkan Simbolis Sapi Qurban dan Bantuan Presiden RI di Ampah
AKP Eko menambahkan, Kapolres Barito Timur mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Kapolsek Pematang Karau bersama Forkopimcam dalam menangani situasi tersebut.
“Kapolres mengapresiasi kecepatan Kapolsek bersama Forkopimcam melakukan mitigasi. Saat ini situasi di Desa Lebo dilaporkan kondusif. Perkembangan kasus akan kami sampaikan secara resmi setelah ada hasil penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik dugaan pembongkaran sejumlah makam tersebut. (Br/timred )







