Buseronlinenews

Bangunan Kampung Nelayan Kotawaringin Barat TA. 2025 Terlihat Keretakan

Buseronlinenews – Kotawaringin Barat (Kobar), tepatnya di Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan.

Pada TA. 2025, melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap pada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, dibangun kawasan infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih dengan pagu anggaran dari APBN 2025.

CV Clara Beneficia melaksanakan pembangunan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tanjung Putri yang diawasi perusahaan konsultan pengawas PT Hardja Moekti Consultan.

Biaya pembangunan tersebut sebesar Rp10.725.000.000,00 dengan durasi penyelesaian pelaksanaan pekerjaan selama 117 hari.

Pantauan awak media di lokasi hasil pelaksanaan pembangunan kampung nelayan di Desa Tanjung Putri saat ini terlihat jelas ketidakrapian hasil yang dikerjakan.

Sudah ada tanda-tanda keretakan pada beberapa bangunan fisik yang dibangun.

Informasi yang didapatkan awak media baru hari ini, Selasa (21/4), dari pihak Dinas Perikanan Kabupaten Kobar Bidang Perikanan Tangkap dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan melalui pesan WhatsApp menanggapi konfirmasi awak media.

Dalam pesan WhatsApp-nya menyampaikan, “Pembangunan fisik bisa konfirmasi ke ketua koperasi atau kepala desa, Pak.”

“Kami dinas kabupaten tidak terlibat dalam proses pembangunan kampung nelayan karena hanya sebagai pengusul ke kementerian. Terima kasih.”

(Marboen)