Sukabumi – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sukabumi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu, 11 April 2026.
Bertempat di Hotel Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, MM, Wakil Bupati H. Andreas, SE, Ketua PCNU KH. Ece Mubarok, Ketua Dewan Syuro PKB H. Abu Bakar Sidik, M.Ag, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi H. Budhi Azhar, serta perwakilan dari sejumlah partai politik seperti Gerindra, Demokrat, PPP, PDIP, dan PAN.
Peserta Muscab kurang lebih 300 orang; dari setiap DPAC mengirimkan 5 peserta yang terdiri dari Dewan Syuro dan Dewan Tanfidzi dari 47 Kecamatan (DPAC) se-Kabupaten Sukabumi.
Dari DPP PKB, Ketua Umum H. Muhaimin Iskandar tidak dapat hadir dan diwakili oleh Wakil Ketua DPP, juga dari DPW Jawa Barat diwakili oleh H. Jajang.
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda lima tahunan (Muscab) tersebut.

Ia berharap PKB sebagai partai pengusung dalam pilkada yang lalu dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.
“Semoga Kabupaten Sukabumi menjadi daerah yang semakin maju, serta visi-misi pemerintah dapat terwujud dengan baik melalui semangat Sukabumi Mubarokah,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Sukabumi, H. Usep, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, menyampaikan bahwa terdapat empat kandidat yang akan bersaing memperebutkan kursi Ketua DPC PKB periode 2026-2031.
Keempat nama tersebut adalah:
- Hasyim Adnan (petahana)
- H. Usep (Sekretaris DPC PKB Kabupaten Sukabumi)
- Anwar Sadad (Bendahara DPC PKB Kabupaten Sukabumi)
- Bayu Permana (Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sukabumi)
H. Usep menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan tidak dilakukan secara langsung di lokasi Muscab; penentuan ketua akan melalui proses uji kelayakan (UKK) yang melibatkan DPP PKB.
“Nama-nama kandidat akan diserahkan ke DPP untuk diputuskan siapa yang paling layak memimpin, ini bagian dari konsolidasi internal yang dikendalikan langsung oleh DPP,” jelasnya.
Perwakilan DPP PKB, Achmad Fauzi, yang hadir mewakili Ketua Umum juga menegaskan bahwa seluruh kandidat wajib mengikuti tahapan UKK yang meliputi psikotes dan wawancara.
“Dari tahapan tersebut, DPP akan menentukan siapa yang terpilih sebagai ketua definitif,” tegasnya.
Ia menambahkan, proses ini merupakan bagian dari agenda konsolidasi nasional partai untuk wilayah Jawa Barat; seluruh Muscab ditargetkan rampung pada Mei 2026.
“Sekitar 10 kabupaten masih berproses, sementara lainnya sudah selesai,” ujarnya.
Di sisi lain, seluruh kandidat yang dikonfirmasi oleh awak media memilih tidak memberikan komentar dan menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan partai.
Mengingat Muscab DPC PKB Kabupaten Sukabumi baru saja dilaksanakan pada 11 April 2026, publik kini menantikan Surat Keputusan (SK) resmi dari DPP PKB terkait penetapan ketua terpilih.
Yudhie DJ.







