Buseronlinenews

Gudang LPG di Desa Cimuning/Mustikajaya Terbakar Hebat, Terdengar Ledakan Beruntun.

BuseronlineNews.com // Bekasi, 1 April 2026. – Warga Kelurahan Cimuning Kecamatan Mustikajaya. Kota Bekasi. Serta sebagian warga diwilayah sekitarnya hingga radius beberapa meter, dikejutkan oleh insiden kebakaran besar yang melanda sebuah gudang penyimpanan tabung gas Liquefied Petroleum Gas. (lPG), pada Rabu malam 1/4/2026. Api yang berkobar hebat mulai sekitar pukul 20.15.wib. Tidak hanya menghanguskan gudang secara keseluruhan, namun juga sempat memicu kepanikan luar biasa ditengah pemukiman warga yang cukup padat penduduk.

Menurut keterangan beberapa saksi mata yang berada dilokasi kejadian serta pantauan langsung awak media yang tiba dilapangan sekitar 15 menit setelah api muncul sumber api pertama kali terlihat muncul dari bagian dalam gudang yang berukuran sekitar 600 meter persegi,

Awal mula kobaran api muncul tampak masih terkendali dan hanya terbatas pada sudut gudang.namun dari kurang 10 menit, si jago merah dengan cepat menyebar dan melahap seluruh material penyimpanan beserta peralatan disekitarnya.

Kondisi darurat semakin terparah ketika terdengar serangkaian ledakan keras yang bergema kewilayah kecamatan Bekasi Timur dan ledakan tersebut diduga berasal dari ratusan tabung gas isi yang berada didalam gudang dan terpengaruh suhu panas yang terus meningkat. Setiap ledakan diikuti dengan percikan api yang menyembur ke segala arah serta kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi hingga puluhan meter keatas, menutupi sebagian besar langit dan membuat langit yang tadinya gelap menjadi kemerahan.

Beberapa warga yang tinggal dikomplek perumahan dekat lokasi menyebutkan sebelum api muncul, mereka mendengar suara berdenyut yang aneh dari arah gudang namun tidak disangka akan berkembang menjadi insiden kebakaran berskala besar dan mendengar suara kabel listrik yang konsleting. Tak lama kemudian terlihat cahaya merah menyala dari arah gudang dan segera itu ledakan pertama terdengar.kata seorang warga yang tinggal di perumahan Bekasi Timur Regensi sekitar 200 meter dari lokasi kebakaran.

Pantauan langsung dilapangan menunjukan suasana yang sangat tegang dengan merah menyala yang terpancar jelas dari titik api, membuat pemandangan disekitar Kelurahan Cimuning hingga beberapa wilayah sekitarnya tampak sangat mencekam, kepulan asap hitam yang keluar dari lokasi kebakaran juga menyebabkan fasilitas dijalan sangat terbatas,bahkan beberapa kendaraan yang lewat sempat mengalami kesulitan melihat jalan.

Banyak warga tergesa gesa keluar dari rumah mereka membawa keluarga serta barang yang berharga seperti dokumen penting,uang tunai dan perlengkapan dasar dan beberapa kelompok warga berkumpul disatu titik yang dianggap aman, dan juga sebagian warga ada mengungsi kerumah kerabat atau sanak keluarga diwilayah lain.

Selain itu juga kejadian kebakaran pemadam listrik diwilayah kelurahan cimuning dan sebagian dikelurahan Mustikajaya timur insiatip PLN telah mengambil tindakan untuk memutus aliran listrik sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi konsleting atau penyebaran api lebih lanjut akibat arus listrik.

Sebagai tanggapan cepat terhadap insiden ini, sejumlah armada dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) sejumlah 8 unit mobil beserta lebih 40 petugas Damkar terlibat langsung dalam menjinakkan api .
Selain itu pihak kepolisian dan TNI juga turut mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan area serta mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan bertugas dengan lancar.

Namun proses pemadaman menghadapi berbagai tantangan, petugas damkar sempat kesulitan mendekati titik nol api, dikarenakan resiko ledakan susulan yang masih terus terjadi setiap beberapa menit, selain itu akses menuju lokasi juga cukup sulit di jangkau.

Kita fokus terlebih dulu pada pemisah area agar api tidak menyebar ke pemukiman warga yang berada sangat dekat dengan lokasi gudang. Upaya untuk menjinakkan api utama dengan memastikan keselamatan petugas sebagai prioritas utama ujar Kepala Seksi Operasional Damkar Kota Bekasi,” kata Bpk. Bambang Wijaya dalam keterangannya kepada awak media di lokasi.

Selain Damkar dan Kepolisian dan dari dinas kesehatan Kota Bekasi juga telah menyiapkan Posko kesehatan sementara dekat lokasi untuk menangani kemungkinan ada korban dan yang mengalami kesulitan pernapasan akibat menghirup asap atau cedera akibat kejadian.

Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul. 23.00Wib tidak ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun total kerugian material yang ditimbulkan akibat kejadian kebakaran.

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Telah membentuk team penyelidik untuk mengetahui kronologi lengkap serta faktor faktor yang menyebabkan kebakaran insiden ini terjadi

SUCIPTO.