Buseronlinenews

Monitoring APBDes 2025 di Teluk Latak, Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkualitas

Bengkalis – Pemerintah Kecamatan Bengkalis melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025 di Desa Teluk Latak. Kegiatan ini digelar pada bulan lalu dan dipusatkan di Aula Gedung Pertemuan Desa Teluk Latak.

Kegiatan monev ini menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh program pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan. Mulai dari aspek administrasi hingga pelaksanaan fisik, semuanya ditelaah untuk menjamin kesesuaian antara perencanaan dan realisasi di lapangan.

Kehadiran tim monitoring Kecamatan Bengkalis disambut hangat oleh Kepala Desa Teluk Latak, Mansur, beserta jajaran perangkat desa . Suasana koordinatif tampak sejak awal kegiatan berlangsung.

Pada kesempatan tersebut, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap berbagai pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025. Berbagai dokumen perencanaan, laporan progres, serta bukti pelaksanaan juga turut dipelajari secara detail.

Tim monitoring kemudian melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Sejumlah pekerjaan fisik yang sedang berjalan ditelusuri untuk memastikan kualitas, kuantitas, dan ketepatan pelaksanaannya.

Berdasarkan hasil pengecekan awal, beberapa kegiatan pembangunan telah menunjukkan progres yang baik dan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Hal ini turut diapresiasi oleh tim kecamatan.

Sementara itu, beberapa kegiatan lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Seluruh aktivitas tersebut akan terus dipantau untuk memastikan tidak ada kendala berarti yang dapat menghambat penyelesaian program.

Monitoring APBDes ini menjadi elemen penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas anggaran desa. Dengan pengawasan yang intensif, setiap rupiah anggaran diharapkan tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Kepala Desa Teluk Latak, Mansur, menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan tim monitoring dari Kecamatan Bengkalis. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bagian penting dari pembinaan rutin yang membantu desa meningkatkan tata kelola pemerintahan.

Menurut Mansur, pengawasan seperti ini menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah desa untuk semakin disiplin dalam menjalankan program. Ia menegaskan komitmen desanya untuk selalu mengikuti prosedur administrasi dan ketentuan perundangan.

“Monitoring ini memberi kami dorongan untuk terus memperbaiki kualitas pelaksanaan pembangunan desa. Kami ingin agar seluruh program benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan monev juga menjadi ajang penguatan koordinasi antara pemerintah desa dan kecamatan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai tantangan di lapangan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.

Pemerintah Kecamatan Bengkalis berharap monitoring ini dapat menjadi acuan bagi desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan anggaran. Harapannya, Desa Teluk Latak makin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan pelaksanaan monitoring yang rutin dan terarah, pembangunan desa diharapkan semakin efektif, efisien, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Teluk Latak menjadi contoh komitmen menuju tata kelola desa yang lebih baik. 

(Wintoro)