Rupat – Seorang bernama Aris alias(Ares)memiliki Sebidang Tanah yang terletak di Sidomulyo RT. O3 – RW. O3 Kelurahan Batupanjang Rupat, beliau merasa pernah kehilangan Surat Aslinya sebagai Surat Keterangan Riwayat Pemilikan(SKRP), hal ini sdr. Aris (49) yang akrap disapa (Ares)menjelaskan kepada rekan Media Tim jurnalis Rupat di Jl. Hangtuah Proyek Kelurahan Batupanjang.
Sementara itu, sdr. Aris tersebut tinggal di RT. 02/RW.02 Jl. Simpang Mak Itam Kampung Jawa Kelurahan Batupanjang Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis – Riau, dengan hal tersebut akhir-akhir ini Aris merasa telah kehilangan surat tanah miliknya tersebut sebentuk Surat SKRP Nomor: 107/ SKRP/BP/2008 yang tersimpan dirumah Miliknya Jl. Simpang Mak Itam Kelurahan Batupanjang, dikutip keterangan sdr. Aris pada Senin 15 September bulan lalu hingga Minggu 27 Oktober 2025, sekira pkl. 11:005’WIB, diulang lagi perjelasannya hingga diterbitkan kepemberitaan.
Faktor pendukung keterangan sdr. Aris tersebut dilengkapi Photo Copi Buku Register Tanah yang ada (SKRP) pada nomor tertera diatas tadi (107/BP/2008) yang ditandatangani Lurah, Kelurahan Batupanjang Kec. Rupat berdasarkan Surat Pernyataan Pemilikan Tanah dan pernyataan tidak bersengketa yang dibuat tanggal 28 Juni 2008 dengan letak tanah di Jalan/Gang Guna Harapan RT. 02 RW. 03 (dahulu) saat ini RT. 03/RW.03 Pemekaran sejak tahun 2014 Kelurahan Batupanjang seluas ± 9.600 M2.
Adapun batas Sempadan:
-Utara berbatas dengan tanah Martini 60 Meter
-Selatan berbatas dengan Parit Buang 60 Meter
-Barat berbatas dengan Subroto 160 Meter
-Timur berbatas dengan Hermanto 160 Meter
Lahan tanah tersebut didapat dari usaha tebas tebang yang diperuntukkan untuk lahan perkebunan/pertanian, dan sudah pernah ditanami kelapa sawit, ungkap Aris.
Bagaimana Staus Tanah? Sampai saat ini tanah tersebut tidak bersengketa dengan siapapun dan tidak dalam tanggungan/jaminan atau sitaan dengan pihak lain sesuai pengakuan Pemilik lahan itu sendiri(Aris) kepada Awak Media Tim Jurnalis Rupat (15/9) bulan lalu hingga saat ini(27/10)
Aris menambahkan, apakah karena rumah saya selalu saya tinggalkan? Itu menurutnya. Dan saya tidak dapat menduga-duga secara Negatif namun mungkin saja khilaf saya saat meletakkannya apakah dimana, apakah di lemari pada beberapa tahun silam walau dalam rumah saya, akan tetapi karena kebetulan saya teringat untuk melihat surat tanah saya(SKRP) saya cari-cari di rumah saya tidak lagi dapat ditemukan lagi dan saya sejak itulah pernah merasa kehilangan surat tanah saya tersebut, maka saya koordinasi dengan kawan-kawan bagaimana jalan terbaik untuk hal ini, terangnya.
Dalam pantauan Media ini bersama tim, untuk lebih lanjut akan dilakukan Infestigasi lapangan secara bersama-sama sebagaimana situasi dan kondisi pada lahan tanah milik sdr. Aris tersebut, dan memastikan keberadaan lokasi tanah serta mengumpulkan keterangan lainnya, demikian dihimpun.
(Nasri)







