Buseronlinenews

Pengembangan Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Semarang Melalui Pelatihan Pembuatan Patin Fish Ball Sebagai Produk Olahan Unggulan

BuseronlineNews.com // Blora – Dalam rangka menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa, Prodi Kebidanan Blora Poltekkes Kemenkes Semarang Jawa Tengah mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan pembuatan fish ball berbahan dasar ikan patin

Ikan patin merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang memiliki nilai gizi tinggi dan harga relatif terjangkau.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan praktik langsung yang melibatkan mahasiswa.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengolah produk berbasis perikanan sekaligus peluang bisnis potensial di bidang kuliner.

Pembinaan kewirausahaan sejak masa kuliah sangat diperlukan dengan harapan mahasiswa memiliki peluang lain selain ilmu yang telah didapatkan dibangku kuliah. Mahasiswa perlu didorong untuk menciptakan peluang usaha, khususnya berbasis potensi lokal.

Ikan patin memiliki kandungan protein yang tinggi dan tekstur daging yang sesuai untuk produk olahan seperti fish ball. Sebab produk ini memiliki pasar luas, baik sebagai camilan maupun bahan masakan. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan patin fish ball menjadi salah satu solusi konkret untuk mengembangkan kewirausahaan mahasiswa.

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah

1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengolah ikan patin menjadi produk bernilai jual.

2. Menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan mahasiswa melalui produk kuliner sehat dan inovatif.

3. Membuka peluang usaha berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

Metode Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat

Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan

1. Sosialisasi dan pemaparan materi tentang kewirausahaan berbasis produk olahan ikan.

2. Pelatihan teknis pembuatan fish ball berbahan dasar ikan patin, meliputi:

a. Pemilihan bahan baku

b. Teknik pencampuran dan
pembentukan

c. Proses perebusan dan
pengemasan

3. Praktik langsung oleh mahasiswa secara berkelompok.

4. Diskusi dan evaluasi terkait potensi pengembangan usaha dan pemasaran.

Hasil dan Pembahasan

Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pelatihan. Produk patin fish ball yang dihasilkan memiliki cita rasa yang baik dan tekstur kenyal, sesuai dengan preferensi konsumen lokal.

Beberapa mahasiswa menyampaikan minat untuk menjadikan produk ini sebagai usaha sampingan berbasis komunitas atau online. Potensi pasar cukup luas karena fish ball merupakan produk yang digemari lintas usia dan dapat divariasikan menjadi berbagai olahan seperti sup, goreng, atau makanan beku (frozen food).

Kesimpulan dan Rekomendasi

Pelatihan ini efektif dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan wawasan kewirausahaan.

Pembuatan patin fish ball menjadi salah satu contoh usaha yang mudah diterapkan dan memiliki potensi pasar.

Rekomendasi

Kegiatan lanjutan berupa pelatihan pengemasan, branding, dan digital marketing diperlukan untuk mendukung keberlanjutan usaha mahasiswa.

Penulis :
Erni Nuryanti, S.Kep., Ns., M.Kes.
Marlynda Happy NS, S.ST., MKM.

( Harti )