BENGKALIS –Buseronlinnenews.com. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil mencatatkan realisasi penerimaan negara sebesar Rp2,93 miliar pada semester I tahun 2025. Angka tersebut merepresentasikan 54,6 persen dari total target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp5,37 miliar.
Capaian tersebut diungkapkan dalam kegiatan Media Gathering yang digelar di Aula KPPBC TMP C Bengkalis, Jalan Jenderal Sudirman, pada Rabu (24/7). Kegiatan ini dihadiri Kepala KPPBC Bengkalis, Eka Mustika Galih Sayudo, beserta jajaran, serta puluhan insan media lokal.
Dalam paparannya, Galih menyampaikan bahwa pencapaian ini menunjukkan tren positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tercatat, semester I tahun 2024 hanya mampu menyumbang Rp2,78 miliar. Artinya, terjadi peningkatan sebesar 5,2 persen secara tahunan (year-on-year).
“Ini bukan sekadar angka, tapi bentuk nyata dari sinergi kami bersama pelaku usaha, masyarakat, dan seluruh stakeholder yang mendukung tugas Bea Cukai,” ujar Galih dalam sesi pemaparan kinerja.
Ia juga menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus memaksimalkan fungsi pengawasan dan pelayanan, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan terhadap pelanggaran kepabeanan dan cukai.
Dalam kesempatan itu, Galih memaparkan kembali empat fungsi utama Bea Cukai yakni sebagai fasilitator perdagangan, pendukung industri, pelindung masyarakat, dan pengumpul penerimaan negara. Seluruh fungsi tersebut dijalankan secara simultan untuk mendukung pembangunan nasional.
Kegiatan juga menampilkan grafik visual perbandingan kinerja penerimaan tahun 2024 dan 2025, di mana terlihat adanya peningkatan signifikan sepanjang enam bulan pertama tahun ini.
Selain menyampaikan pencapaian, pihak Bea Cukai juga menekankan pentingnya peran media massa sebagai mitra strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga negara. “Transparansi informasi menjadi bagian dari akuntabilitas kami,” kata perwakilan Humas Bea Cukai.
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah wartawan menyoroti tantangan pengawasan di daerah pesisir dan jalur perairan yang masih rawan penyelundupan. Bea Cukai menyatakan siap memperkuat patroli laut dan kerja sama lintas sektor.
Acara ini menjadi momen strategis bagi Bea Cukai Bengkalis dalam menunjukkan komitmen transparansi, keterbukaan informasi, dan akuntabilitas kinerja kepada masyarakat.
Dengan capaian lebih dari setengah target dalam enam bulan, KPPBC TMP C Bengkalis optimistis mampu melampaui target penerimaan negara tahun 2025 jika tren positif ini terus dipertahankan.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami akan terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik serta menjaga kedaulatan ekonomi negara,” tutup Galih.
Media Gathering ini ditutup dengan harapan terbangunnya kolaborasi yang lebih erat antara Bea Cukai dan media, guna memperkuat literasi publik seputar kepabeanan dan cukai di wilayah perbatasan.
Adapun hadir dalam acara tersebut Kepala KPBC Kab. Bengkalis Eka mustika Galih Suyodo, Diki Iskandar, Ari, dan segenap jajaran Bea cukai Bengkalis serta seluruh wartawan dan LSM Bengkalis.
Liputan wintoro









