CIREBON – Dugaan ketidakwajaran dalam pengelolaan anggaran Desa Kemlaka Gede, Kabupaten Cirebon, memicu keresahan di kalangan masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan transparansi penggunaan dana desa serta anggaran lainnya yang telah digelontorkan ke desa tersebut.
Tim redaksi Jendela Bangsa mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Desa Kemlaka Gede, Rusli, guna mendapatkan klarifikasi atas isu yang berkembang. Namun, upaya tersebut mengalami hambatan karena yang bersangkutan sulit untuk ditemui. Akibatnya, informasi dari pihak desa belum bisa diperoleh secara lengkap.
Beberapa warga yang berhasil diwawancarai menyampaikan keresahan mereka terhadap minimnya informasi terkait penggunaan dana desa. Namun, mereka enggan menyebutkan identitas karena takut mendapatkan tekanan atau perlakuan tidak menyenangkan dari pihak tertentu.
“Selama dia menjabat, hampir tidak ada pembangunan yang benar-benar terlihat di desa ini. Kami jadi bertanya-tanya ke mana saja dana itu digunakan,” ujar salah satu warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan desa. Masyarakat berharap pihak berwenang, baik dari kecamatan, inspektorat daerah, maupun aparat penegak hukum, dapat turun tangan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kabiro cirebon







