Buseronlinenews

2 Unit Proyek TA.2026 Kotawaringin Barat Tanpa Plang Diduga Proyek Porprov

Buseronlinenews – Kotawaringin Barat (Kobar) tahun 2026 ini, kota Pangkalan Bun sudah difokuskan menjadi tuan rumah utama Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah ke-13 (Porprov Kalteng ke-13) yang direncanakan berlangsung pada bulan Agustus 2026 ini.

Sangat pastilah saat ini Kobar dalam fase intensif memaksimalkan lokasi fisik (venue) dan infrastruktur sebagai tuan rumah yang berkomitmen menyukseskan gelaran olahraga Provinsi Kalimantan Tengah ini.

Meskipun proyek venue Porprov bisa saja memiliki tenggat waktu yang ketat (fast track), aturan pengadaan barang/jasa dan transparansi seperti penempatan plang proyek di lokasi proyek yang dilaksanakan pekerjaannya tetap harus dipatuhi.

Hal ini bertujuan agar pengawasan semua pihak, khususnya publik, bisa terealisasi dengan baik demi menghindari dugaan temuan kerugian keuangan negara atau daerah.

Sementara ini, pantauan awak media menemukan dua unit proyek TA.2026 yang dilaksanakan pekerjaannya tanpa plang proyek, yang diduga merupakan proyek persiapan sarana Porprov Kalteng ke-13.

Dua unit proyek tanpa plang yang diduga proyek Porprov ke-13 ini terpantau awak media pada titik lokasi pekerjaan yang berbeda, begitu juga dengan jenis pekerjaan yang berbeda.

Pantauan awak media pada proyek yang diduga tanpa plang tersebut berada di lokasi Pangkalan Bun Park dalam pekerjaan pembangunan Indoor Wall Climbing (dinding panjat dalam ruangan), yang informasinya dikerjakan dua bulan yang lalu.

Selain itu, ditemukan pula pekerjaan konstruksi bangunan di depan lapangan sepak bola di area gedung Sport Center Pangeran Ratu Alamsyah, Jalan Samari, Kota Pangkalan Bun.

Hingga tayangnya pemberitaan ini, awak media belum mengetahui pasti informasi mengenai pihak yang bertanggung jawab di dua unit proyek tersebut.

Informasi yang belum diketahui mencakup instansi pemerintah yang menangani, nama pejabat selaku Pengguna Anggaran (PA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta nama perusahaan konsultan perencana, pengawas, maupun pelaksana pekerjaan.

Begitu juga dengan besaran pagu dana anggaran yang membiayai masing-masing pekerjaan ini, belum terpantau informasinya oleh awak media.

(Marboen)