Pemalang – Pemerintah Kecamatan Moga menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tingkat kecamatan pada Senin (09/02/2026) siang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Moga tersebut mengusung tema, “Pengembangan Potensi Perekonomian melalui Pembangunan Wisata Terintegrasi, Industri Bidang Pertanian dan Perikanan, serta Pengembangan UMKM.”
Musrenbangdes diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian sambutan dari para pejabat dan pemangku kepentingan yang hadir.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan dalam rangka menyerap dan menyelaraskan aspirasi pembangunan dari desa-desa se-Kecamatan Moga.
Camat Moga, Drajat, S.Hut., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan wilayah agar lebih terencana dan terukur.
Menurutnya, forum ini menjadi jembatan penting untuk menyinkronkan usulan dari tingkat desa dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Pemalang.
“Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang untuk menyatukan visi. Kita ingin potensi alam Moga, mulai dari pertanian hingga pariwisatanya, dikelola secara terintegrasi agar dampaknya langsung dirasakan oleh ekonomi masyarakat dan UMKM lokal,” ujar Drajat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Dengan perencanaan yang matang dan terarah, diharapkan Kecamatan Moga mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi wilayah selatan Kabupaten Pemalang.
Musrenbangdes Kecamatan Moga ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, perwakilan kepala dinas, instansi, dan badan se-Kabupaten Pemalang, Ketua TP PKK Kecamatan Moga beserta jajaran, unsur dinas terkait tingkat kecamatan, para kepala desa, serta delegasi desa dari seluruh wilayah Kecamatan Moga.
Dalam sesi diskusi dan musyawarah, para peserta sepakat bahwa pembangunan ke depan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur fisik semata, namun juga pada penguatan sektor riil.
Sektor pertanian dan perikanan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Kecamatan Moga direncanakan akan didorong menuju pengembangan industri kecil dan menengah, yang selanjutnya diintegrasikan dengan destinasi wisata lokal.
Melalui konsep pembangunan terintegrasi tersebut, diharapkan tercipta nilai tambah bagi produk lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Hasil Musrenbangdes ini diharapkan dapat menjadi dasar penetapan program prioritas di tingkat kabupaten.
Dengan sinkronisasi yang kuat antara desa, kecamatan, dan kabupaten, pemerataan pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Pemalang diharapkan dapat terwujud secara optimal dan berkelanjutan.
(Tim)







