BuseronlineNews.com // KUDUS – Pengurus Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Tanjungkarang Kudus kembali menggelar aksi sosial dalam rangka menyambut perayaan Natal 2024.
Tahun ini, sejumlah kegiatan sosial mengangkat tema “Aksi Kasih 2024” digelar, Minggu (15/12/2024) di komplek GKMI Tanjungkarang. Meliputi, pemeriksaan kesehatan gratis dan pasar murah menampilkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga separo dari harga di pasaran.
Bazar atau pasar murah GKMI menjadi buruan masyarakat Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati dan sekitarnya. Masyarakat yang datang tidak hanya dari kalangan jemaat GKMI Tanjungkarang atau ummat Kristiani saja, juga terbuka bagi masyarakat dari lintas agama.
Lapak sembako murah menjadi yang paling laris jadi buruan warga. Bahkan, mereka harus antre panjang sejak pagi untuk mendapatkan bahan-bahan sembako yang menjadi kebutuhan sehari-hari dengan harga murah-meriah.
Selain layanan pasar murah, masyarakat juga bisa mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis hasil kerjasama dengan Rumah Sakit Mardi Rahayu. Mulai dari pemeriksaan tensi, gula darah, asam urat, kolestrol, dan pemeriksaan langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam.
Fasilitas lain yang bisa diakses masyarakat secara gratis adalah terapi tusuk jarum untuk pengobatan beberapa penyakit khusus, potong rambut gratis, donor darah, dan doorprize beragam hadiah bagi yang beruntung.
Pengurus Majelis GKMI Tanjungkarang Kudus, Boedi Poedijono menyampikan, rangkaian kegiatan menyambut Natal 2024 di GKMI dikonsep oleh Yoshua Youth yakni anak-anak muda (remaja) gereja dengan beragam kreatifitas.
Pasar sembako murah digelar sebagai bentuk upaya GKMI Tanjungkarang berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Menyediakan berbagai kebutuhan pokok mulai dari beras, telur ayam, minyak goreng, mie instan, bawang merah, bawang putih, dan beberapa produk lainnya dengan harga lebih terjangkau.
Misalnya, 2 kilogram beras yang seharusnya dibandrol Rp 27.000 – Rp 30.000 bisa ditebus hanya Rp 15.000 – Rp 20.000, 1 liter minyak goreng hanya dibandrol Rp 10.000, 1 kilogram telur ayam bisa dibawa pulang Rp 10.000, serta 4 bungkus mie instan hanya ditebus Rp 5.000.
“Bazar pasar murah ini kami berikan setengah harga di pasaran. Tujuannya memang berbagi kepada masyarakat. Kami menyadari bahwa setiap Desember harga kebutuhan pokok naik, dengan kegiatan ini bagian dari upaya kami membantu meringankan beban masyarakat,” terangnya.
Lebih lanjut, kegiatan sosial melalui aksi Natal berbagi kasih di GKMI Tanjungkarang juga memberikan fasilitasi cek kesehatan gratis oleh tenaga medis handal.
Disediakan pula 15 terapis khusus dengan teknik tusuk jarum oleh para ahli di bidangnya sebagai alternatif pengobatan, terutama bagi lansia.
“Kegiatan semacam ini memang rutin kami lakukan setiap tahun di bulan Desember. Rangkaiannya dimulai sejak awal bulan dengan kerja bakti, dilanjutkan hari ini, dan puncaknya pada perayaan Natal bersama 25 Desember,” ujarnya.
( JIMMY ).







