Lolos Liga 2, ini Saran Sam’ani Intakoris Untuk Persiku Kudus

KUDUS – Tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Kudus, Persiku akhirnya secara resmi dipastikan lolos ke liga 2 usai perjuangan yang cukup panjang.

Namun, stadion yang dimiliki oleh tim berjuluk Macan Muria ini dinilai masih sangat belum layak untuk digunakan pada gelaran kompetisi liga 2 mendatang.

Mantan Manajer Persiku Kudus tahun 2007/2008, Sam’ani Intakoris mengucapkan selamat dan memberikan rasa hormat usai tim asal kota Kretek tersebut sukses meraih targetnya.

“Saya beri selamat dan rasa hormat pada Persiku karena ini adalah suatu karunia yang luar biasa, mereka sukses tampil memukau menggapai pencapaian di Liga 3 Nasional 2023/2024,” ujar Sam’ani saat ditemui Rabu (19/6/2024).

Dengan pencapaian ini, Persiku mendapatkan tiket untuk melaju pada Liga 2 musim depan. Meskipun begitu, persoalan muncul untuk pagelaran musim kedua mendatang, Stadion Wergu Wetan Kudus yang digunakan home base Persiku dinyatakan tidak standar pakai.

Kekurangan tersebut terlihat jelas seperti kualitas rumput dan tanah, pagar stadion, ruang ganti pemain, tribun penonton, kamar mandi, dan masih banyak lagi.

Sementara apabila ingin menjadi tim musafir, Persiku akan kesulitan meminjam stadion yang berada di dekat Kudus, menurut informasi yang dihimpun, Stadion Super Arena Rendeng (SSA) Kudus tidak diizinkan karena lokasi tribun penonton yang masih kurang.

Untuk stadion di Kabupaten Jepara maupun Kabupaten Pati tidak dapat digunakan karena sama – sama bermain pada Liga 2 nantinya. Sedangkan di Kabupaten Demak, rumput yang digunakan ialah rumput sintetis yang tidak sesuai dengan standarnya.

Maka dari itu, sebagai Penasihat KONI Kudus, Sam’ani menyarankan kepada pihak manajemen Persiku untuk segera berkonsultasi kepada PSSI pusat mengenai lapangan yang akan digunakan Persiku untuk mengarungi musim depan.

“Kalau home base nya di stadion Wergu dirasa belum layak, tolong konsultasi dengan PSSI pusat terkait stadion ini yang kurang apa, Mumpung masih ada waktu, saya yakin bisa dibenahi,” katanya.

Tidak hanya dengan PSSI pusat, Sam’ani juga mengimbau agar manajemen turut berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak pengelola yakni Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus dan juga stakeholder terkait lainnya.

“Nanti kan manajemen juga menghitung, antara renovasi atau menyewa stadion di luar, nanti RAB nya dibuat. Daripada biayanya keluar besar, Mungkin nanti bisa dibantu dari spot CSR, bantuan lewat swasta dan bantuan yang bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya yang juga sebagai mantan Sekda Kabupaten Kudus

Sam’ani menyebut banyaknya PR yang perlu diperbaiki untuk menunjang kesuksesan tim Macan Muria ini kedepannya ialah dengan memperbaiki kualitas lapangan, pagar keliling, kamar ganti, kamar mandi, bis evakuasi, pemadam, ambulan dan manuver untuk mengantisipasi yang tidak diinginkan.

“Yang penting nanti manajemen bisa mengatur mana yang menjadi prioritas utama untuk memperbaiki stadion Wergu Wetan. Inikan juga untuk kepentingan bersama dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya. ( JIMMY )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.