Diduga Kepala Dinas Dapat Kebagian Cashback Pengadaan Antropometry Dinas Kesehatan

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi.doc

Buseronlinenews.com,Bekasi –  18 September 2023 terkait . Pengadaan antropometri senilai Rp 11.909.625.000 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) (Dinkes) Kota Bekasi disorot.

Pengadaan antropometri senilai Rp 11.909.625.000 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi disorot. Dinkes pun diduga telah mengkondisikan pemenang yang sudah muncul dalam sistem e-katalog, karena dinilai banyak kejanggalan.

Hal ini di ungkapkan Usman Priyanto ketua LSM LK2D ( Lembaga Kajian kebijakan Daerah ) mengatakan pengadaan sarana dan prasarana di Dinas kesehatan kota Bekasi sangat tidak transparan.

Seperti pengadaan alat antropometry di nilai sangat bobrok dimana seorang PPK yang sering sekali melakukan pertemuan dengan penyedia maupun pihak ketiga di luar jam kerja dan di tempat terselubung ungkap Usman kepada media ini

Selain itu ungkap Usman,PPK yang di Jabat oleh Hadi Prabowo melakukan proses E- Katalog di luar kantor Dinas kesehatan dengan melakukan peng-Klik – an yang jelas jelas melanggar prosedur E- Katalog.

“Dan yang paling menarik beber Usman,diduga Hadi Prabowo meminta Cashback lebih dari 20 persen ke pihak Pt. Sadamaya graha teknology yaitu kurang lebih 1,8 milliar Karena dimana diawal adanya pemanggilan kesalah satu penyedia antrophometry masalah casback Namun penyedia tersebut belum memberikan jawaban namun PPK sudah tidak mau bertemu lagi

Usman memperkirakan Cashback yang nilainya 1,8 milliar ini sangat luar biasa dan ini sudah dugaan gratifikasi yang merugikan negara yang masuk ke kantong pribadi PPK atau di bagi bagi,jelas Usman.

Selain itu lanjut Usman,PPK juga mengakomodir atau meloloskan semua pengadaan kepada pihak ketiga (tertentu) yang mengelola semua pengadaan di Dinas kesehatan kota Bekasi,jelas Usman

Usman sangat menyayangkan ulah dan perilaku seorang PPK yang dinilai sangat merugikan para pihak
Juga merugikan negara,hal ini layak
Untuk kejaksaan negeri kota Bekasi memeriksa PPK juga PPTK dinas kesehatan kota Bekasi,tutup Usman.

Ketika di kompitmasi sekdis dinas mengatan belum bisa menjawab kerna tidak tau materi dan akan menanyakan ke pak Bowo ..

Di hubungi melalui celular hp Tanti Rohayati juga tidak membalas ..

Pejuang rakyat Simson dan Syahriza akan l segera melaporkan ke mabes polri dan KPK RI agar di usut tuntas ..

Rilis -Rizal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.