Pj Gubernur SULSEL: Alumni STPDN 1995

Buseronlinenews.com – DR. Drs. Baktiar, M.Si, terlahir sebagai putra Bone, semasa kuliah pernah ikut Kegiatan LATSITARDA (Latihan Integritasi Taruna Dewasa) ke-16 tahun 1995, di Nusa Tenggara Barat, bersama Taruna AKABRI dari 4 Matra (AD, AL, AU, AK).

Pernah tugas di Pemkab Wajo, lalu melanjutkan pindah tugas ke ibukota (Jakarta) sambil kuliah S-2 dan S-3. Beberapa posisi pernah di jabat hingga, menjadi Dirjen Kesbangpol Kemendagri.

Pria kelahiran Bone, kini pulang kampung sebagai Pj Gubernur Sulawesi Selatan. Tentu saja peranan sebagai PJ (Penjabat) lebih tinggi daripada PJs (Pejabat Sementara). Seorang yang menjabat PJ bisa melakukan kebijakan, mengeluarkan peraturan sebagaimana layaknya Pejabat Definitif, bisa melakukan mutasi pejabat.

Beda pula, PJS dengan PLH (Pelaksana Harian) yang tidak boleh mengambil keputusan, tugasnya hanya menyelesaikan tugas pejabat sebelumnya.

Pelantikan dilaksanakan di Jakarta, 05 September 2023, esoknya langsung menuju ke Makassar tiba di Bandara di sambut tari-tarian Tari Paduppa khas Sulawesi Selatan.

Pak Gubernur Baktiar sebagai Alumni STPDN – IPDN, merupakan Kader inti pemerintahan yang sudah dibentuk dengan pendidikan kedinasan semi militer, untuk menjadi pribadi, yang “Tanggap, Tanggon dan Trengginas”.
Saat ini, mengemban amanah negara selaku PJ Gubernur Sulawesi Selatan, langsung beramah tamah dengan unsur Forkompinda Sulsel, seperti sekarang ini, dengan Mayjen TNI DR. Totok Imam Santoso, S.IP, S.Sos, M.Tr (Han) selaku Pandam XIV/Hasanuddin. Kedatangannya dijemput oleh PJU (Pejabat Utama Kodam) bertempat di Makodam XIV/HSN.

Pada kesempatan itu, Pangdam Totok Imam Santoso, mengaku sangat “surprise” sebab baru 2 hari dilantik langsung mengadakan pertemuan dan koordinasi, ulas Pangdam sembari bersalaman dengan Pak Gubernur Sulawesi Selatan.

(Ruslan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.