Perlukah jembatan Pulau Bengkalis Sei-Pakning, ‘ ini ungkapan Wakil Gubernur Provinsi Riau Brigadir Jenderal TNI Purn.H. Edy Afrizal Natar Nasution, S.IP

Bengkalis,Buseronlinenews.com- Wakil Gubernur Provinsi Riau (Wagubri) Brigadir Jenderal TNI (Purn.) H. Edy Afrizal Natar Nasution, S.IP memberikan wacana terkait pembangunan jembatan yang menghubungkan Puluang Bengkalis dan Sungai Pakning. Wacana tersebut diutarakan saat audensi bersama CV. Sejahtera Farm di Taman Gembira Durilengkeng, Kamis (7/9/2023).

Wagubri mengungkapkan bahwa warga pesisir Pulau Bengkalis sudah beberapa kali gagal mencoba mengusulkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Bengkalis ke Riau Daratan melalui Sungai Pakning. “Saya lahir dan besar di Pulau Bengkalis, sudah beberapa kali saya melihat orang pesisir yang memperjuangkan jembatan tapi tidak pernah tembus karena wacananya hanya terkait antrean roro setiap hari lebaran” ungkap Edy.

Menurut Wagubri, wacana pembangunan jembatan tersebut tidak cukup hanya dengan permasalahan antrean kendaraan di pelabuhan yang menyebabkan kemacetan hingga berkilo-kilo meter. “Meragumentasikan tidak cukup seperti itu, yang harus diperhatikan adalah berapa biaya yang harus dikeluarkan dengan keuntungan yang akan didapat dari pembangunan jembatan itu,” kata Wagubri.

Edy mengatakan bahwa jika hanya meragumentasikan permsalahan antrean roro yang macet, itu tidak sebanding dengan anggaran pengeluaran pembangunan jembatan yang mencapai 6,1 kilometer dan anggaran bisa mencapai triliunan. “Harusnya kita lihat dari sisi historis dan ekonomisnya. Dumai, Meranti, Siak, Rohil sudah lepas, bagaimana nasib Pulau Bengkalis? Padahal kita harus mempertahankan induknya yaitu Pulau Bengkalis,” katanya.

Wagubri melanjutkan, jika ingin Pulau Bengkalis tetap jadi tujuan maka perlu menambah nilai jual Pulau Bengkalis keluar. “Jadi bukan kita mengakomodir orang pulau itu supaya bisa keluar, tapi orang luar lancar masuk ke dalam, buatlah alasan ekonomis,” lanjutnya.

Dengan menambah daya tarik Pulau Bengkalis, Wagub Edy menuturkan bahwa dari segi ekonomis dan historis Pulau Bengkalis akan dipertimbangkan sebagai pulau tujuan. “Kenapa tidak kita pikirkan membuat kebun durian, kan durian di Bengkalis terkenal jadi orang akan tertarik kesana. Dari sisi historis Bengkalis adalah induk, itulah kenapa bisa dipertahankan,” tutur Edy.

Edy juga menjelaskan Bengkalis adalah salah satu dari pulau terluar di wilayah Riau, secara strategis Pulau Bengkalis adalah etalase negara Indonesia. Sehingga jika diletakkan Komando Resor Militer (Korem) akan layak meminta jembatan. “Saya sarankan kepada Danrem untuk membangun pangkalan militer di Pulau Bengkalis,” jelasnya.

Jembatan terpanjang saat ini adalah jembatan Suramadu di Jawa Timur yang mengububungkan Pulau Jawa dan Madura. Wagubri mengungkapkan jika jembatan terpanjang bisa dibangun di Bengkalis maka daya tarik Bengkalis akan jauh lebih tinggi. “Panjang jembatan saja sudah bisa jadi daya tarik untuk orang datang,” kata Edy.

Selain hal-hal yang bisa jadi daya tarik ditersebut, Edy menambahkan jika Pulau Bengkalis dahulu dikenal sebagai penghasil ikan Terubuk dan untuk itu ia meminta untuk bersama-sama mengembalikan marwah Pulau Bengkalis dari segi historis. “Kenapa tidak kita pikirkan bagaimana cara mengembalikan julukan pulau Bengkalis sebgai pulau Terubuk, historis ini harus terus diagungkan,” tambahnya.

Terkahir, Wagubri menyampaikan kepada masyarakat untuk terus mengagungkan pulau Bengkalis agar terus menjadi primadona masyarakat. “Mari kita letakkan gula sebanyak-banyaknya biar semut seramai-ramainya datang,” tandasnya.

Pewarta wintoro

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.